Kamis, 30 Juli 2026

IHSG Ditutup Turun ke 6.091,39 pada 29 Juli 2026, Saham BUMI, MBMA, dan AMRT Jadi Pemberat

Arie - Kamis, 30 Juli 2026 08:30 WIB
IHSG Ditutup Turun ke 6.091,39 pada 29 Juli 2026, Saham BUMI, MBMA, dan AMRT Jadi Pemberat
net
Ilustrasi.

digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu, 29 Juli 2026. Pelemahan indeks dipicu oleh tekanan jual pada sejumlah saham berkapitalisasi besar, termasuk BUMI, MBMA, dan AMRT.

Baca Juga:

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun 0,64% atau sekitar 39 poin ke level 6.091,39. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak dalam kisaran 6.029,32 hingga 6.174,41.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 186 saham menguat, 494 saham melemah, dan 285 saham ditutup stagnan.

Saham Pemberat IHSG

Tekanan terhadap IHSG terutama berasal dari pelemahan sejumlah saham yang tergabung dalam indeks LQ45.

Berikut daftar saham yang mengalami penurunan terbesar:

SahamPerubahanHarga Penutupan
BUMI-3,64%Rp159
MBMA-2,82%Rp482
AMRT-2,61%Rp1.305
ISAT-2,56%Rp1.900
SCMA-2,51%Rp194
MEDC-2,37%Rp1.235
Pelemahan saham-saham tersebut menjadi salah satu faktor utama yang menekan pergerakan IHSG hingga akhir perdagangan.

Baca Juga:

Saham yang Berhasil Menguat

Di tengah pelemahan pasar, beberapa saham masih mampu mencatatkan kenaikan.

Berikut saham yang ditutup di zona hijau:

SahamPerubahanHarga Penutupan
MAPI+2,80%Rp1.470
BRPT+2,29%Rp1.785
ESSA+1,65%Rp615
AKRA+1,38%Rp1.465
CPIN+0,96%Rp3.160
ITMG+0,93%Rp24.450
Kenaikan saham-saham tersebut membantu menahan penurunan IHSG agar tidak lebih dalam.

IHSG Masih Berada dalam Tren Konsolidasi

Pelemahan pada perdagangan Rabu melanjutkan koreksi yang terjadi sehari sebelumnya. Pada Selasa (28/7/2026), IHSG juga ditutup turun 0,89% ke level 6.130,58.

Menurut Tim Riset MNC Sekuritas, tekanan jual masih mendominasi pergerakan indeks, meskipun volumenya mulai mengecil.

Dalam jangka pendek, IHSG diperkirakan masih bergerak sideways dan berada di kisaran rata-rata pergerakan (MA20 dan MA60).

Analis memperkirakan area 6.074–6.107 menjadi zona penting yang perlu dicermati sebagai area koreksi. Sementara itu, apabila terjadi penguatan, IHSG berpotensi menguji level 6.262–6.299 sebagai area resistance terdekat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.130,58, Pelaku Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.130,58, Pelaku Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

IHSG Ditutup Melemah ke 6.185,78, Saham BREN, TLKM, dan BBRI Jadi Pemberat Indeks

IHSG Ditutup Melemah ke 6.185,78, Saham BREN, TLKM, dan BBRI Jadi Pemberat Indeks

IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan, Harga Minyak dan Tarif Impor AS Jadi Sentimen Utama

IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan, Harga Minyak dan Tarif Impor AS Jadi Sentimen Utama

Inilah Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2025: Rekomendasi untuk Saham, Forex, dan Kripto

Inilah Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2025: Rekomendasi untuk Saham, Forex, dan Kripto

10 Saham Top Leaders IHSG Pekan Ini: MPRO, BUMI hingga DSSA Jadi Penggerak Utama Bursa

10 Saham Top Leaders IHSG Pekan Ini: MPRO, BUMI hingga DSSA Jadi Penggerak Utama Bursa

IHSG Ambles Tiga Hari Beruntun, Analis Ungkap Penyebab dan Proyeksi Pergerakan Pekan Depan

IHSG Ambles Tiga Hari Beruntun, Analis Ungkap Penyebab dan Proyeksi Pergerakan Pekan Depan

Komentar
Berita Terbaru