IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, AADI, BKSL, INCO, dan PTRO Masuk Rekomendasi Analis
digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki peluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (8/7/2026). Secara teknikal, indeks diproyeksikan bergerak menuju area 6.083 hingga 6.203, didukung momentum kenaikan yang terjadi pada sesi sebelumnya.
Baca Juga:
Tim Riset MNC Sekuritas menilai penguatan ini masih berpotensi berlanjut.
"IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji area 6.083 hingga 6.203," tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya.Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas memproyeksikan level support berada di area 5.486 dan 5.317, sedangkan resistance berada di 6.007 serta 6.286.
Selain prospek pergerakan indeks, MNC Sekuritas juga memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati.
Baca Juga:
AADI – Trading Buy
Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) ditutup menguat 1,56 persen ke level 8.125 dengan dukungan peningkatan volume pembelian.Pergerakan saham ini dinilai masih berada di atas MA20 sehingga berpotensi melanjutkan tren positif.
Rekomendasi:
- Trading Buy: 7.950–8.050
- Target harga: 8.300 dan 8.425
- Stop loss: di bawah 7.875
BKSL – Buy on Weakness
PT Sentul City Tbk. (BKSL) mencatat kenaikan signifikan sebesar 9,84 persen ke level 67.Lonjakan tersebut disertai peningkatan volume transaksi dan berhasil menembus MA20. Secara teknikal, BKSL diperkirakan memasuki awal wave C.
Rekomendasi:
- Buy on Weakness: 63–66
Baca Juga:
- Target harga: 73 dan 80
- Stop loss: di bawah 60
INCO – Buy on Weakness
PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) menguat 0,87 persen ke level 4.620.Meski penguatan masih tertahan oleh MA20, munculnya volume pembelian dinilai menjadi sinyal positif bagi pergerakan saham ini.
Rekomendasi:
- Buy on Weakness: 4.460–4.560
- Target harga: 4.800 dan 5.175
- Stop loss: di bawah 4.280
PTRO – Buy on Weakness
PT Petrosea Tbk. (PTRO) naik 1,52 persen ke level 4.010 dengan dukungan volume pembelian yang cukup kuat.Walaupun masih menghadapi resistance di area MA20, saham ini dinilai berpotensi melanjutkan penguatan.
Baca Juga:Rekomendasi:
- Buy on Weakness: 3.740–3.940
- Target harga: 4.610 dan 5.500
- Stop loss: di bawah 3.550
Prospek IHSG Masih Positif
Sebelumnya, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman juga memperkirakan IHSG masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan.Meski demikian, pergerakan IHSG masih dibayangi aksi jual bersih (net sell) investor asing yang pada perdagangan sebelumnya tercatat sekitar Rp16,6 miliar.
Sejumlah saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI), PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), PT Hartadinata Abadi Tbk. (EMAS), dan PT Indosat Tbk. (ISAT).
Baca Juga:Disclaimer: Informasi ini disusun sebagai bahan referensi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli maupun menjual saham. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
IHSG Ditutup Menguat ke 5.916, AKRA, BBRI, dan BUMI Pimpin Penguatan
IHSG Diprediksi Masih Rawan Koreksi pada Senin, Ini Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas
IHSG Menguat ke Level 5.744, Saham Bank Jumbo Jadi Penopang Utama
IHSG Menguat ke Level 5.695, Saham CUAN hingga MBMA Pimpin Penguatan
IHSG Anjlok 3,05 Persen ke Level 5.643, Saham Big Caps Jadi Penekan Utama