Jaga Ekosistem Laut, Polres Ende Rancang Rumah Ikan Dari Knalpot Bekas
Imanuel Lodja - Jumat, 26 Juni 2026 12:00 WIB
ist
Jaga Ekosistem Laut, Polres Ende Rancang Rumah Ikan Dari Knalpot Bekas
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolres Ende beserta jajaran. Kehadiran rumah ikan ini merupakan inovasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Pulau Ende. Kami melihat langsung keseriusan bapak Kapolres yang tidak hanya memberikan gagasan, tetapi juga turun langsung melakukan survei dan menyelam untuk menentukan lokasi yang tepat bagi penempatan rumah ikan," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh nelayan dan masyarakat Pulau Ende untuk menjaga rumah ikan yang telah ditempatkan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
"Mari kita bersama-sama menjaga rumah ikan ini dengan menghentikan segala bentuk penangkapan ikan yang merusak lingkungan laut. Program ini harus menjadi warisan berharga bagi anak cucu kita agar mereka tetap dapat menikmati kekayaan laut yang lestar,"i.tambah camat Pulau Ende.
Program rumah ikan yang digagas Polres Ende ini menjadi kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian laut.
Selain mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi nelayan, program ini juga diharapkan menjadi langkah awal menjadikan Pulau Ende sebagai kawasan wisata bahari yang berkelanjutan dan berdaya saing di Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga:
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolsek Alak Berganti, Kapolresta Kupang Kota Ingatkan Soal Amanah Tugas Dan Kepentingan Masyarakat
Delapan Anggota Polda NTT Jadi Anggota Tim Misi Perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah
Berprestasi, Puluhan Anggota Polri di Polda NTT Dapat Penghargaan Kapolda NTT
Pulang Bawa Medali Emas dan Perak, Kapolda NTT Apresiasi Tim Taekwondo Binaan Dirkrimsus Kombes FX Irwan Arianto
Kapolda NTT Salurkan Bantuan Bagi Anak Sekolah dan Warga di Kelurahan Belo-Kota Kupang
Peduli Kebutuhan Air Bersih Bagi Masyarakat, Kapolda NTT Bantu 34 Sumur Bor di Kota Kupang
Komentar