Jumat, 22 Mei 2026

IHSG Ditutup Anjlok 3,54 Persen, Saham MEDC, DEWA, dan BRPT Jadi Pemberat Utama

Arie - Jumat, 22 Mei 2026 09:07 WIB
IHSG Ditutup Anjlok 3,54 Persen, Saham MEDC, DEWA, dan BRPT Jadi Pemberat Utama
net
Ilustrasi.

digtara.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (19/5/2026) di tengah respons pasar terhadap asumsi RAPBN 2027 serta rencana kebijakan ekspor sumber daya alam (SDA) melalui satu pintu.

Baca Juga:

Berdasarkan data IDX Mobile, IHSG ditutup melemah 223,56 poin atau turun 3,54 persen ke level 6.094,94.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada rentang level terendah 6.080,95 hingga tertinggi 6.378,81.

Nilai Transaksi Capai Rp18,27 Triliun

Dari sisi likuiditas, total nilai transaksi tercatat mencapai Rp18,27 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 33,63 miliar saham.

Frekuensi transaksi mencapai 2,121 juta kali dengan rincian:

Baca Juga:
  • 91 saham menguat
  • 700 saham melemah
  • 168 saham stagnan
Tekanan jual yang cukup besar membuat mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia bergerak di zona merah.

Saham Penyebab IHSG Anjlok

Sejumlah saham yang menjadi pemberat utama indeks, khususnya dari kelompok LQ45, antara lain:

  • PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) turun 14,84 persen ke Rp1.320
  • PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) melemah 11,64 persen ke Rp334
  • PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) anjlok 11,05 persen ke Rp1.530
  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) turun 9,32 persen ke Rp535
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) melemah 11,85 persen ke Rp476
  • PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) turun 8,59 persen ke Rp2.660
Saham Penahan Pelemahan IHSG

Meski mayoritas saham terkoreksi, beberapa emiten masih mampu mencatat penguatan dan menahan pelemahan IHSG lebih dalam, di antaranya:

  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) naik 2,49 persen ke Rp1.440
  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) menguat 2,40 persen ke Rp4.170
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) naik 2,36 persen ke Rp3.040
  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) menguat 2,27 persen ke Rp6.750
  • PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) naik 1,39 persen ke Rp1.825

Pasar Soroti RAPBN 2027 dan Kebijakan Ekspor SDA

Tim riset Phintraco Sekuritas menyebut sentimen domestik masih mendominasi pergerakan pasar, terutama setelah pidato Presiden Prabowo Subianto di DPR terkait target defisit anggaran tahun 2027.

Dalam pemaparannya, pemerintah menargetkan defisit anggaran berada pada kisaran 1,8 persen hingga 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Sementara asumsi dasar makro ekonomi RAPBN 2027 meliputi:

  • Pertumbuhan ekonomi: 5,8–6,5 persen
  • Inflasi: 1,5–3,5 persen
  • Nilai tukar rupiah: Rp16.800–Rp17.500 per dolar AS
  • Suku bunga SBN 10 tahun: 6,5–7,3 persen
Selain itu, pasar juga mencermati rencana pemerintah yang akan mewajibkan ekspor komoditas SDA dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk sebagai eksportir tunggal.

Kebijakan tersebut rencananya akan mulai diterapkan pada komoditas:

Baca Juga:
  • CPO
  • Batu bara
  • Paduan besi
Menurut Phintraco Sekuritas, investor diperkirakan masih akan bersikap wait and see terhadap dampak kebijakan tersebut terhadap iklim investasi dan kinerja emiten.

Disclaimer: Informasi ini bukan ajakan membeli atau menjual saham. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Simak Rekomendasi Saham AADI, HRTA, MBMA, dan AMRT

IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Simak Rekomendasi Saham AADI, HRTA, MBMA, dan AMRT

IHSG Hari Ini 20 Mei 2026 Diprediksi Masih Melemah, Simak Rekomendasi Saham ANTM hingga TLKM

IHSG Hari Ini 20 Mei 2026 Diprediksi Masih Melemah, Simak Rekomendasi Saham ANTM hingga TLKM

IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Koreksi, Simak Rekomendasi Saham ADMR hingga INKP

IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Koreksi, Simak Rekomendasi Saham ADMR hingga INKP

IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah, Analis Rekomendasikan Saham DEWA hingga INDY

IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah, Analis Rekomendasikan Saham DEWA hingga INDY

IHSG Hari Ini 13 Mei 2026 Berisiko Lanjut Melemah, BBCA hingga ISAT Masuk Rekomendasi Analis

IHSG Hari Ini 13 Mei 2026 Berisiko Lanjut Melemah, BBCA hingga ISAT Masuk Rekomendasi Analis

IHSG Hari Ini Diproyeksi Rawan Koreksi, Simak Rekomendasi Saham AADI hingga BULL

IHSG Hari Ini Diproyeksi Rawan Koreksi, Simak Rekomendasi Saham AADI hingga BULL

Komentar
Berita Terbaru