Rabu, 20 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 Mei 2026 Diprediksi Melemah, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga BI

Arie - Rabu, 20 Mei 2026 08:35 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 Mei 2026 Diprediksi Melemah, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga BI
net
Ilustrasi.

digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026 diperkirakan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah di tengah tekanan pasar global dan sentimen domestik.

Baca Juga:

Pelaku pasar saat ini menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan demi menjaga stabilitas rupiah dan meredam tekanan di pasar keuangan.

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.700 per Dolar AS

Berdasarkan data TradingView, rupiah ditutup melemah sebesar 0,22 persen ke level Rp17.700 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 19 Mei 2026.

Analis memperkirakan rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS.

Pelemahan mata uang Garuda terjadi seiring depresiasi mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS.

Baca Juga:
Beberapa mata uang yang turut melemah antara lain:

  • Yen Jepang turun 0,22 persen
  • Yuan China melemah 0,05 persen
  • Dolar Singapura turun 0,22 persen
  • Won Korea Selatan melemah 1,24 persen
  • Dolar Taiwan turun 0,33 persen
  • Ringgit Malaysia melemah 0,03 persen
  • Peso Filipina turun 0,20 persen
  • Baht Thailand melemah 0,31 persen
  • Pasar Fokus ke Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menilai tensi geopolitik global mulai mereda, namun tekanan domestik masih membatasi penguatan rupiah.

Aksi jual investor di pasar saham dan obligasi domestik masih berlangsung sehingga memicu tekanan terhadap mata uang Indonesia.

Pasar kini mengantisipasi keputusan Bank Indonesia yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps).

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas rupiah sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional.

Selain keputusan suku bunga, investor juga menunggu sinyal kebijakan moneter dari Bank Indonesia. Sikap yang lebih hawkish diyakini dapat menjadi sentimen positif bagi rupiah dalam jangka pendek.

Pemerintah Klaim Tekanan Pasar Obligasi Masih Terkendali

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut tekanan jual di pasar Surat Berharga Negara (SBN) masih relatif kecil dan dalam kondisi terkendali.

Pemerintah bahkan telah menyiapkan dana sekitar Rp2 triliun per hari untuk aksi buyback atau pembelian kembali obligasi negara di pasar sekunder.

Namun realisasi pembelian disebut masih jauh di bawah target karena tekanan jual investor tidak sebesar yang diperkirakan.

Baca Juga:
Menurut data Kementerian Keuangan, arus modal asing keluar dari pasar SBN mencapai sekitar Rp20 triliun sejak awal tahun hingga 24 April 2026.

Rupiah Masih Dibayangi Capital Outflow

Arus modal keluar atau capital outflow dari pasar keuangan domestik masih menjadi tantangan utama bagi stabilitas rupiah.

Investor asing cenderung mengurangi eksposur terhadap aset negara berkembang di tengah ketidakpastian global dan penguatan dolar AS.

Meski demikian, pemerintah dan Bank Indonesia memastikan koordinasi kebijakan fiskal dan moneter terus diperkuat untuk menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Melemah ke Rp17.716 per Dolar AS, Sentimen Global dan Harga Minyak Jadi Tekanan

Rupiah Melemah ke Rp17.716 per Dolar AS, Sentimen Global dan Harga Minyak Jadi Tekanan

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.750 per Dolar AS, Sentimen Global Jadi Tekanan

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.750 per Dolar AS, Sentimen Global Jadi Tekanan

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.530 per Dolar AS, BI Siapkan Intervensi Agresif

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.530 per Dolar AS, BI Siapkan Intervensi Agresif

Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Masih Tertekan, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.500

Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Masih Tertekan, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.500

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.430 per Dolar AS, Konflik AS-Iran dan Suku Bunga The Fed Jadi Tekanan

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.430 per Dolar AS, Konflik AS-Iran dan Suku Bunga The Fed Jadi Tekanan

Rupiah Diprediksi Menguat ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini, Didorong Sentimen Perdamaian Iran-AS

Rupiah Diprediksi Menguat ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini, Didorong Sentimen Perdamaian Iran-AS

Komentar
Berita Terbaru