IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Koreksi, Simak Rekomendasi Saham ADMR hingga INKP
digtara.com -Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini, Selasa (19/5/2026), diperkirakan masih berisiko melanjutkan pelemahan setelah mengalami tekanan signifikan pada sesi sebelumnya.
Baca Juga:
Sebanyak 616 saham tercatat berada di zona merah, sedangkan hanya 125 saham yang berhasil menguat. Nilai transaksi harian mencapai Rp20,70 triliun dengan kapitalisasi pasar menyusut menjadi Rp11.562,86 triliun.
Bursa Asia Kompak Melemah
Tekanan tidak hanya terjadi di pasar saham Indonesia. Sejumlah indeks utama Asia juga bergerak melemah.
SSE Composite tercatat turun 0,09 persen, sementara Nikkei 225 terkoreksi 0,97 persen.
Baca Juga:Di sisi lain, Straits Times Index masih mampu menguat 0,15 persen ke level 4.996,75.
MNC Sekuritas Prediksi IHSG Masih Rawan Koreksi
Tim riset MNC Sekuritas memperkirakan IHSG saat ini masih berada dalam fase wave [v] dari wave A pada pola wave (2).
"Hal ini berarti IHSG masih akan rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji area 6.307 hingga 6.379," tulis riset MNC Sekuritas, Selasa (19/5/2026).
Analis memperkirakan level support IHSG berada di area 6.270 dan 6.148. Sementara level resistance diproyeksikan berada pada 6.640 hingga 6.745.
MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang dinilai menarik untuk strategi buy on weakness pada perdagangan hari ini, yaitu:
- ADMR
- ARCI
- BNBR
- INKP
Disclaimer: Informasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
Baca Juga:
IHSG Ditutup Menguat ke 5.916, AKRA, BBRI, dan BUMI Pimpin Penguatan
IHSG Diprediksi Masih Rawan Koreksi pada Senin, Ini Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas
IHSG Menguat ke Level 5.744, Saham Bank Jumbo Jadi Penopang Utama
IHSG Menguat ke Level 5.695, Saham CUAN hingga MBMA Pimpin Penguatan
IHSG Anjlok 3,05 Persen ke Level 5.643, Saham Big Caps Jadi Penekan Utama