Minggu, 17 Mei 2026

Viral Gerakan Tutup Rekening BNI, Bank Janji Kembalikan Dana Gereja Rp28 Miliar

Arie - Minggu, 19 April 2026 11:16 WIB
Viral Gerakan Tutup Rekening BNI, Bank Janji Kembalikan Dana Gereja Rp28 Miliar
bni
Gedung BNI

digtara.com -PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Negara Indonesia tengah menjadi sorotan publik setelah mencuatnya kasus dugaan penggelapan dana umat di Aek Nabara, Sumatera Utara.

Baca Juga:

Kasus ini memicu gelombang protes di media sosial, termasuk seruan gerakan tutup rekening BNI yang viral di berbagai platform seperti Threads dan X.

Banyak pengguna menilai penanganan kasus berjalan lambat dan meminta pihak bank bertanggung jawab penuh terhadap kerugian nasabah.

Seruan Tutup Rekening Ramai di Media Sosial

Baca Juga:
Di media sosial, warganet menyerukan aksi kolektif untuk menarik dana dari BNI sebagai bentuk protes. Beberapa pengguna bahkan menyatakan akan menutup rekening dalam waktu dekat jika penyelesaian kasus tidak menunjukkan kemajuan signifikan.

Fenomena ini berpotensi memicu bank-customer churn atau perpindahan nasabah secara massal, yang dapat berdampak pada likuiditas dan reputasi bank.

Kronologi Kasus Deposito Fiktif Rp28 Miliar

Kasus ini bermula dari pengelolaan dana umat Gereja Paroki St Fransiskus Asisi di Aek Nabara. Dana tersebut berasal dari sekitar 1.900 anggota koperasi gereja (Credit Union).

Direktur Human Capital and Compliance BNI, Munadi Herlambang, mengungkapkan bahwa total dana yang digelapkan mencapai Rp28 miliar.

Penggelapan dilakukan oleh mantan Kepala Kantor Kas BNI KCP Aek Nabara, Andi Hakim, melalui produk investasi ilegal bernama "Deposito Investment".

Baca Juga:
Produk tersebut bukan layanan resmi bank dan tidak tercatat dalam sistem operasional BNI. Modus yang digunakan adalah penerbitan bilyet palsu yang ditandatangani sendiri oleh pelaku.

Terungkap Setelah Gagal Pencairan Dana

Kasus ini mulai terungkap pada Februari 2026 saat pihak gereja mencoba mencairkan dana sebesar Rp10 miliar. Namun, proses tersebut ditolak karena tidak terdaftar dalam sistem resmi bank.

Sejak saat itu, investigasi internal dilakukan dan mengonfirmasi adanya transaksi off-system yang berlangsung sejak 2018.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BNI Klarifikasi Demo di Pematangsiantar, Tegaskan Kasus Dana Rp4,2 Miliar Terkait Koperasi

BNI Klarifikasi Demo di Pematangsiantar, Tegaskan Kasus Dana Rp4,2 Miliar Terkait Koperasi

Banjir Bandang Tapanuli Utara 24 April 2026, 4 Rumah Hanyut dan 18 Rusak Berat

Banjir Bandang Tapanuli Utara 24 April 2026, 4 Rumah Hanyut dan 18 Rusak Berat

BNI Fasilitasi UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Pemanfaatan Teknologi AI di NTT

BNI Fasilitasi UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Pemanfaatan Teknologi AI di NTT

IHSG Berpeluang Rebound Usai Tekanan Asing, Pasar Global Masih Tertekan

IHSG Berpeluang Rebound Usai Tekanan Asing, Pasar Global Masih Tertekan

Warga Sabu Raijua Kuras Uang dari Rekening WNA Spanyol, Korban Pilih Penyelesaian Secara Damai

Warga Sabu Raijua Kuras Uang dari Rekening WNA Spanyol, Korban Pilih Penyelesaian Secara Damai

Tragis! Pegawai Bank BUMN Ditemukan Tewas di Tol Pekanbaru-Dumai

Tragis! Pegawai Bank BUMN Ditemukan Tewas di Tol Pekanbaru-Dumai

Komentar
Berita Terbaru