Buy Now Pay Later Tumbuh 53,53 Persen per Februari 2026, OJK Waspadai Risiko Gagal Bayar
Baca Juga:
Penggunaan teknologi seperti artificial intelligence (AI) juga dinilai penting untuk meningkatkan akurasi penilaian risiko.
Di sisi lain, edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat menjadi kunci agar penggunaan BNPL tetap sehat dan terkendali.
Baca Juga:
BNPL Jadi Solusi Keuangan Jangka Pendek
Meski memiliki risiko, BNPL tetap dinilai sebagai solusi likuiditas jangka pendek, terutama bagi generasi muda dan kelompok unbanked.
Volume transaksi PayLater Kredivo tumbuh 27 persen, sementara nilai transaksi meningkat 26 persen YoY. Pertumbuhan ini juga didorong oleh peningkatan pengguna baru sebesar 31 persen.
Menariknya, mayoritas pengguna kini cenderung memilih tenor pendek, seperti satu bulan, yang menunjukkan penggunaan BNPL mulai lebih terarah untuk kebutuhan jangka pendek.
Baca Juga:Pertumbuhan pesat BNPL di Indonesia menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan fleksibel di era digital.
Namun, di balik peluang tersebut, risiko gagal bayar dan perilaku konsumtif tetap menjadi tantangan yang harus diantisipasi melalui regulasi ketat, inovasi teknologi, serta peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Aplikasi Pinjaman Online yang Aman dan Bunga Rendah Tenor Panjang 2026
Daftar Lengkap 96 Pinjol Legal Berizin OJK: Update Resmi Oktober 2025
Ada Yang Ganti Nama, Ini Daftar Pinjol Resmi OJK Juni 2025, Jangan Salah Pilih!
JULO: Pinjaman Online Cepat Cair, Legal & Terpercaya! Terdaftar dan Diawasi OJK
OJK: Remaja Usia 17-25 Tahun Banyak Tertipu Judol dan Investasi Ilegal