Kamis, 28 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 April 2026 Diprediksi Melemah, Bergerak di Rp17.050–Rp17.200 per Dolar AS

Arie - Rabu, 08 April 2026 08:36 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 April 2026 Diprediksi Melemah, Bergerak di Rp17.050–Rp17.200 per Dolar AS
ist
Nilai tukar rupiah hari ini diprediksi di Rp17.050–Rp17.200 per dolar AS, tertekan sentimen global dan harga minyak.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini, Rabu, 8 April 2026, diperkirakan masih bergerak dalam tekanan. Rupiah diproyeksikan berada di kisaran Rp17.050 hingga Rp17.200 per dolar AS.

Baca Juga:

Tekanan terhadap mata uang Garuda dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan domestik yang masih membayangi pergerakan pasar keuangan.

Rupiah Ditutup Melemah di Perdagangan Sebelumnya

Baca Juga:
Berdasarkan data Doo Financial Futures, rupiah pada perdagangan Selasa, 7 April 2026, ditutup melemah sebesar 70 poin atau sekitar 0,41 persen ke level Rp17.105 per dolar AS.

Di sisi lain, indeks dolar AS justru tercatat melemah tipis sebesar 0,07 persen ke posisi 99,90.

Pergerakan ini menunjukkan tekanan terhadap rupiah tetap terjadi meskipun dolar AS tidak mengalami penguatan signifikan.

Perbandingan dengan Mata Uang Asia

Selain rupiah, beberapa mata uang Asia juga mengalami pelemahan, seperti peso Filipina yang terdepresiasi sebesar 0,46 persen dan ringgit Malaysia turun 0,10 persen.

Namun, mayoritas mata uang Asia lainnya justru mencatatkan penguatan terhadap dolar AS. Dolar Singapura menguat 0,07 persen, won Korea naik 0,60 persen, dan rupee India menguat 0,15 persen.

Baca Juga:
Baht Thailand juga menguat 0,06 persen, yuan China naik 0,31 persen, serta dolar Hong Kong menguat tipis 0,01 persen.

Sentimen Global dan Geopolitik Tekan Rupiah

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan ketidakpastian global, terutama terkait konflik geopolitik, membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati.

Kondisi ini mendorong investor untuk mengurangi risiko pada aset negara berkembang, termasuk rupiah.

"Pasar saat ini terpecah. Ada yang optimistis konflik mereda, tetapi ada juga yang bersiap menghadapi skenario terburuk," ujarnya.

Kekhawatiran terhadap potensi eskalasi konflik di Timur Tengah, termasuk kemungkinan aksi militer Amerika Serikat, menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi sentimen pasar.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun

Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Fluktuatif dan Cenderung Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.600–Rp17.750 per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Fluktuatif dan Cenderung Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.600–Rp17.750 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 Mei 2026 Diprediksi Melemah, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga BI

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 Mei 2026 Diprediksi Melemah, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga BI

Komentar
Berita Terbaru