Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, 2 April 2026 Diproyeksi Melemah
digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan bergerak melemah pada kisaran Rp16.980 hingga Rp17.020 per dolar AS pada perdagangan Kamis (2/4/2026).
Baca Juga:
Mata Uang Asia Bergerak Variatif
Pergerakan mata uang di kawasan Asia menunjukkan tren bervariasi. Yen Jepang dan dolar Hong Kong masing-masing menguat tipis, diikuti penguatan dolar Singapura, dolar Taiwan, dan won Korea Selatan.
Baca Juga:Selain itu, peso Filipina, yuan China, ringgit Malaysia, serta baht Thailand juga kompak menguat terhadap dolar AS.
Sentimen Global: Konflik Timur Tengah
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menyebutkan sentimen global masih menjadi faktor utama pergerakan rupiah.
Namun, laporan The Wall Street Journal menyebutkan bahwa AS juga mempertimbangkan mengakhiri kampanye militernya terhadap Iran meskipun Selat Hormuz belum sepenuhnya terbuka.
Di sisi lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan kesiapan negaranya untuk mengakhiri konflik, meskipun tetap dengan sejumlah syarat.
Baca Juga:Meski ada sinyal diplomasi, pasar masih bersikap hati-hati karena gangguan pasokan energi global masih berlangsung, terutama akibat terbatasnya aktivitas di Selat Hormuz—jalur vital bagi sekitar 20% distribusi minyak dunia.
Sentimen Domestik: Surplus Neraca Dagang
Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik melaporkan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar US$1,27 miliar pada Februari 2026.
Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS
Rupiah Diprediksi Fluktuatif dan Cenderung Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.600–Rp17.750 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 Mei 2026 Diprediksi Melemah, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga BI
Rupiah Melemah ke Rp17.716 per Dolar AS, Sentimen Global dan Harga Minyak Jadi Tekanan
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.750 per Dolar AS, Sentimen Global Jadi Tekanan