IHSG Hari Ini 16 Maret 2026 Berpotensi Koreksi, Simak Rekomendasi Saham ADMR, PTRO, TAPG
digtara.com - Sejumlah analis memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini Senin, 16 Maret 2026 masih berpotensi mengalami koreksi di tengah tekanan sentimen global dan domestik.
Baca Juga:
Selain itu, kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia juga mengalami penurunan sebesar 6,96 persen menjadi Rp12.678 triliun dari Rp13.627 triliun pada pekan sebelumnya.
Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyebutkan rata-rata volume transaksi harian turut menurun signifikan.
Baca Juga:Rata-rata volume transaksi harian bursa turun 25,49 persen menjadi 31,55 miliar saham dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 42,34 miliar saham.
Penurunan Aktivitas Transaksi Pasar
Tidak hanya volume perdagangan, frekuensi transaksi juga mengalami penurunan cukup dalam.
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian juga tercatat turun 31,10 persen menjadi Rp17,2 triliun dari Rp24,97 triliun pada pekan sebelumnya.
Dari sisi investor asing, pada Jumat 14 Maret 2026 tercatat terjadi aksi jual bersih sebesar Rp117,17 miliar. Sepanjang tahun 2026, investor asing telah mencatatkan net sell mencapai Rp8,85 triliun.
Baca Juga:Proyeksi Pergerakan IHSG
Tim analis MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG saat ini masih berada dalam fase koreksi lanjutan.
Berdasarkan analisis teknikal, IHSG diperkirakan masih berpotensi bergerak menuju area 6.991 hingga 7.140.
Secara teknikal, level support IHSG berada pada area 7.071 dan 6.971, sementara level resistance berada pada 7.527 hingga 7.678.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Baca Juga:Seiring dengan proyeksi tersebut, analis MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat dipertimbangkan investor.
Investor disarankan melakukan strategi buy on weakness untuk saham berikut:
- PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
- PT Petrosea Tbk
- PT Triputra Agro Persada Tbk
- PT Dharma Satya Nusantara Tbk
Equity Analyst Indopremier Sekuritas Hari Rachmansyah menilai ketidakpastian global masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan pasar.
Baca Juga:Eskalasi tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran dinilai masih berpotensi menimbulkan volatilitas tinggi di pasar keuangan global.
Selama konflik tersebut belum menunjukkan tanda deeskalasi, investor cenderung mengambil sikap risk-off atau lebih berhati-hati dalam berinvestasi.
Dari sisi domestik, pelaku pasar juga mencermati arah kebijakan fiskal pemerintah dalam menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara agar tetap terkendali.
Perdagangan Bursa Pekan Ini Lebih Singkat
Perlu diketahui, pekan perdagangan bursa kali ini hanya berlangsung selama dua hari, yakni 16 hingga 17 Maret 2026.
Baca Juga:Hal ini disebabkan oleh libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang membuat aktivitas perdagangan saham di pasar modal Indonesia menjadi lebih singkat.
Di sisi lain, lonjakan harga minyak dunia juga menjadi perhatian investor setelah kebijakan Iran menutup Selat Hormuz yang merupakan jalur vital distribusi minyak global.
Kondisi ini menambah kekhawatiran pasar terkait potensi gangguan pasokan energi dunia serta dampaknya terhadap inflasi global.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis