Kurs Rupiah Hari Ini 16 Maret 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.020 per Dolar AS
digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada Senin, 16 Maret 2026 diperkirakan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah di kisaran Rp16.960 hingga Rp17.020 per dolar AS.
Baca Juga:
Sementara itu, indeks dolar AS tercatat menguat sekitar 0,45 persen ke posisi 100,18 yang menunjukkan penguatan mata uang Amerika terhadap sejumlah mata uang global.
Baca Juga:Mata Uang Asia Turut Melemah
Pelemahan rupiah terjadi seiring dengan pergerakan sejumlah mata uang Asia yang juga mengalami tekanan terhadap dolar AS.
Selain itu, mata uang kawasan Asia lainnya seperti rupee India, yuan China, ringgit Malaysia, hingga baht Thailand juga mengalami penurunan terhadap dolar AS.
Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap mata uang Asia terjadi secara luas seiring penguatan dolar di pasar global.
Baca Juga:Harga Minyak Dunia Meningkat
Pengamat komoditas dan mata uang Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa salah satu faktor utama yang mempengaruhi pergerakan pasar adalah lonjakan harga minyak dunia.
Kenaikan harga minyak dipicu pernyataan pemimpin baru Iran, Mojtaba Khamenei, yang menyebut bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup.
Jika jalur tersebut terganggu, pasokan energi global dapat terdampak signifikan sehingga memicu lonjakan harga minyak dunia.
Harga minyak mentah Brent, yang menjadi patokan global, tercatat berada di sekitar 100 dolar AS per barel.
Baca Juga:Menurut Ibrahim, lonjakan harga minyak tersebut dapat memicu tekanan inflasi di berbagai negara.
"Para pelaku pasar khawatir lonjakan harga minyak yang besar akan berdampak ke seluruh dunia dalam bentuk guncangan inflasi," ujarnya.
Dampak Kebijakan Suku Bunga Global
Jika inflasi kembali meningkat, bank sentral Amerika Serikat berpotensi menunda rencana penurunan suku bunga.
Suku bunga yang lebih tinggi biasanya membuat aset berbasis dolar menjadi lebih menarik bagi investor global.
Baca Juga:Akibatnya, aliran investasi asing dapat meningkat ke Amerika Serikat dan memperkuat posisi dolar di pasar keuangan internasional.
Faktor Domestik Tekan Rupiah
Dari dalam negeri, pasar juga mencermati sejumlah faktor yang berpotensi mempengaruhi pergerakan rupiah.
Risiko pembengkakan beban bunga utang juga meningkat setelah kebijakan tukar guling utang atau debt switch antara Bank Indonesia dan pemerintah.
Selain itu, tensi geopolitik global yang masih tinggi juga berpotensi mendorong kenaikan imbal hasil atau yield surat berharga negara Indonesia.
Baca Juga:Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang terus dipantau pelaku pasar dalam menentukan arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek.
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini 10 Agustus 2026, Diprediksi Fluktuatif
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 7 Agustus 2026, Diprediksi Bergerak di Rp17.850-Rp17.950 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 6 Agustus 2026, Diprediksi Menguat ke Rp17.850 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026: Diprediksi Melemah
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, 4 Agustus 2026: Diprediksi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS