Rupiah Dibuka Melemah ke Rp16.792 per Dolar AS Hari Ini (27/1)
Arie - Selasa, 27 Januari 2026 10:00 WIB
net
Ilustrasi.
Menanti Arah Kebijakan The Fed
Dari sisi kebijakan moneter, pasar juga mencermati hasil rapat Federal Reserve yang dijadwalkan berakhir pada Rabu waktu setempat. Pelaku pasar secara luas memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga acuannya.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
"Meskipun keputusan menahan suku bunga sebagian besar sudah diantisipasi pasar, investor akan fokus pada pernyataan The Fed dan komentar Ketua Jerome Powell untuk mencari sinyal waktu serta laju potensi penurunan suku bunga di akhir tahun ini," kata Ibrahim.
Sentimen Domestik: Dukungan Bank Indonesia
Baca Juga:Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari komitmen Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Langkah BI yang aktif melakukan intervensi dinilai membantu menahan tekanan terhadap rupiah.
Intervensi dilakukan melalui berbagai instrumen, mulai dari pasar offshore non-deliverable forward (NDF), domestic non-delivery forward (DNDF), hingga pasar spot valuta asing.
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik
Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed
Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong
Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diperkirakan di Kisaran Rp17.800–Rp17.950 per Dolar AS
Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz
Komentar