Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS Hari Ini Jumat 9 Januari 2026, Dipengaruhi Sentimen Global
digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat, 9 Januari 2026, diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah, seiring tekanan eksternal yang masih mendominasi pasar keuangan global.
Baca Juga:
Tekanan tidak hanya dialami rupiah. Sejumlah mata uang Asia juga bergerak melemah, seperti dolar Hong Kong yang terkoreksi 0,04%, dolar Taiwan turun 0,30%, won Korea Selatan melemah 0,24%, rupee India turun 0,19%, ringgit Malaysia melemah 0,13%, serta baht Thailand yang terkoreksi paling dalam sebesar 0,38%.
Di sisi lain, beberapa mata uang Asia justru mencatatkan penguatan. Yen Jepang naik 0,15%, peso Filipina menguat 0,28%, dan yuan China naik 0,13%.
Baca Juga:Sentimen The Fed dan Geopolitik Tekan Rupiah
Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan rupiah masih dibayangi berbagai sentimen global, terutama terkait kebijakan moneter Amerika Serikat.
Gubernur The Fed Stephen Miran menyatakan bahwa aktivitas bisnis di Amerika Serikat masih solid, namun tetap membutuhkan suku bunga yang lebih rendah. Pernyataan tersebut bertolak belakang dengan pandangan Presiden The Fed Richmond Thomas Barkin, yang menilai suku bunga acuan saat ini berada di level netral, tidak mendorong maupun menghambat pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, pelaku pasar juga menanti rilis data penggajian non-pertanian (non-farm payrolls) AS periode Desember, yang akan dirilis pada Jumat waktu setempat, sebagai petunjuk arah kebijakan moneter ke depan.
Konflik AS–Venezuela Jadi Sorotan
Baca Juga:Faktor geopolitik turut memberikan tekanan terhadap pasar uang. Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Venezuela menjadi perhatian utama investor global.
Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Caracas telah menyepakati pengiriman 30 juta hingga 50 juta barel minyak ke Amerika Serikat, menyusul penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada akhir pekan lalu.
Ketegangan geopolitik ini memicu peningkatan volatilitas di pasar keuangan dan turut memengaruhi pergerakan nilai tukar.
Dari dalam negeri, pasar mencermati proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026. IMF, Bank Dunia, dan Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5%.
Namun, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dapat mencapai 6%, didukung oleh konsumsi domestik dan stabilitas sektor keuangan.
Baca Juga:
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Kamis 8 Januari 2026
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 7 Januari 2026 Diperkirakan Melemah
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Senin, 5 Januari 2026 Diprediksi Melemah
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 2 Januari 2026, Diproyeksi Melemah di Awal Tahun
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa 30 Desember 2025, Rupiah Masih Tertekan