Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 19 Desember 2025, Dolar AS Fluktuatif di Tengah Sentimen Global
digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini, Jumat, 19 Desember 2025, diperkirakan bergerak fluktuatif. Meski demikian, rupiah berpeluang ditutup menguat di kisaran Rp16.720 hingga Rp16.750 per dolar AS.
Baca Juga:
Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan dolar AS masih dipengaruhi oleh sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, terutama yang berkaitan dengan pasar tenaga kerja serta arah kebijakan likuiditas bank sentral AS.
Ia menjelaskan bahwa pelaku pasar global kini menantikan rilis data inflasi indeks harga konsumen atau consumer price index (CPI) Amerika Serikat. Inflasi utama diperkirakan mengalami kenaikan tipis, sementara inflasi inti diproyeksikan bertahan di kisaran 3% secara tahunan.
Baca Juga:Menurut Ibrahim, data pasar tenaga kerja dan inflasi menjadi dua indikator utama yang diperhatikan Federal Reserve dalam menentukan arah kebijakan moneternya ke depan.
Selain faktor ekonomi, pasar juga mulai mengantisipasi potensi risiko stagflasi di Amerika Serikat. Kondisi ini merujuk pada situasi ketika inflasi tetap tinggi di tengah meningkatnya tingkat pengangguran, yang dapat memberikan tekanan tambahan terhadap stabilitas ekonomi global.
Dari sisi geopolitik, sentimen pasar turut dipengaruhi kebijakan Amerika Serikat yang mengumumkan blokade terhadap kapal tanker pengangkut minyak Venezuela yang telah dikenai sanksi. Langkah tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global.
Proyeksi tersebut lebih tinggi dibandingkan estimasi sebelumnya dalam laporan Juni 2025, yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di bawah 5% untuk periode 2025 hingga 2026.
Baca Juga:
BI Perketat Aturan Pembelian Dolar AS, Rupiah Masih Tertekan
Rupiah Terancam Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Dipicu Geopolitik dan Tekanan Domestik
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan
Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun