Jumat, 17 April 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 10 Desember 2025: Melemah ke Rp16.710 di Tengah Sentimen The Fed

Arie - Rabu, 10 Desember 2025 08:34 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 10 Desember 2025: Melemah ke Rp16.710 di Tengah Sentimen The Fed
net
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu (10/12/2025), diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di rentang Rp16.670 – Rp16.710. Tekanan eksternal dan meningkatnya risiko domestik menjadi faktor utama pergerakan mata uang Garuda.

Baca Juga:

Menurut data Bloomberg, Selasa (9/12/2025), rupiah ditutup menguat tipis sebesar 19,50 poin atau 0,12% ke level Rp16.675,5 per dolar AS. Sementara indeks dolar AS juga naik 0,02% ke posisi 99,10.

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang berlangsung bervariasi. Yen Jepang melemah 0,21% dan ringgit Malaysia turun 0,18%. Sebaliknya, yuan China serta rupee India menguat masing-masing 0,02% dan 0,24% terhadap dolar AS.

Pengamat Ekonomi, Mata Uang, & Komoditas Ibrahim Assuaibi menyampaikan bahwa penguatan indeks dolar masih dipengaruhi oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed. Sentimen pasar kini tertuju pada peluang pemangkasan suku bunga.

Baca Juga:
"Pasar berjangka memperkirakan sekitar 87% peluang The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada 10 Desember 2025. Meski demikian, investor tetap berhati-hati karena adanya sinyal yang beragam mengenai kekuatan ekonomi AS," ujar Ibrahim.

Ia menambahkan, fokus utama pasar hari ini adalah laporan ketenagakerjaan AS menjelang keputusan suku bunga The Fed. Data ADP Employment Change dan JOLTS Job Openings untuk September–Oktober menjadi perhatian pelaku pasar.

Risiko Domestik Tekan Rupiah

Dari dalam negeri, rupiah turut dibayangi risiko meningkatnya utang luar negeri Indonesia. Laporan Bank Dunia mencatat lonjakan utang luar negeri jangka pendek pada 2024 yang tumbuh 29,1% menjadi US$65,12 miliar. Kenaikan ini dinilai cukup mengguncang profil utang negara-negara Asia Timur dan Pasifik.

Bank Dunia menyebut peningkatan tersebut dipicu oleh agresivitas penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebagai instrumen moneter untuk menjaga stabilitas rupiah sekaligus menarik aliran modal asing.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini 16 April 2026 Diprediksi Melemah, Tertekan Outflow dan Sentimen Domestik

Rupiah Hari Ini 16 April 2026 Diprediksi Melemah, Tertekan Outflow dan Sentimen Domestik

Rupiah 15 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global

Rupiah 15 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS Hari Ini 13 April 2026, Dipicu Geopolitik dan The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS Hari Ini 13 April 2026, Dipicu Geopolitik dan The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.140 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Tekan Pasar

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.140 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Tekan Pasar

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.040 per Dolar AS Hari Ini, Sentimen Global Masih Bayangi

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.040 per Dolar AS Hari Ini, Sentimen Global Masih Bayangi

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 April 2026 Diprediksi Melemah, Bergerak di Rp17.050–Rp17.200 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 April 2026 Diprediksi Melemah, Bergerak di Rp17.050–Rp17.200 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru