Selasa, 09 Juni 2026

Bursa Saham 3 November 2025: IHSG Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Arie - Senin, 03 November 2025 09:37 WIB
Bursa Saham 3 November 2025: IHSG Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
Performa Sektoral

Baca Juga:

Sepanjang pekan lalu, kinerja sektor saham tercatat beragam:

- Menguat: teknologi (+1,71%), kesehatan (+3,34%), dan siklikal (+1,22%)

- Melemah: industri dasar (–5,94%), energi (–1,88%), transportasi (–1,15%), dan properti (–2,6%)

Baca Juga:
Kenaikan tertinggi dicatatkan oleh INOV (+50%), GGRM (+41,51%), ITIC (+28,02%), BRRC (+20,54%), dan SGER (+17,65%).

Sementara pelemahan terdalam terjadi pada BULL (–35,58%), PIPA (–25,38%), TOBA (–22,6%), OASA (–22,48%), dan DSSA (–16,98%).

Faktor Makro dan Global

Secara historis, peluang penguatan IHSG pada November berada di kisaran 33%, seiring kecenderungan aksi ambil untung dan penyesuaian portofolio menjelang akhir tahun.

Dari sisi makro, inflasi Oktober 2025 diperkirakan melambat ke 0,05% (mtm) dari 0,21% pada September.

Stabilitas harga pangan dan energi menjadi pendorong utama, memberi ruang bagi Bank Indonesia untuk menahan atau menurunkan suku bunga — sentimen positif bagi sektor perbankan dan konsumsi.

Baca Juga:
Dari luar negeri, pertemuan Trump–Xi di Busan menghasilkan kesepakatan pemangkasan tarif AS terhadap produk China dari 57% menjadi 47%, termasuk penurunan tarif obat prekursor fentanil sebesar 10%.

Sebagai imbal balik, China berkomitmen memperketat pengawasan fentanil dan meningkatkan impor kedelai dari AS.

Langkah ini disambut positif oleh pasar karena meredakan ketegangan dagang yang sebelumnya menekan aset berisiko.

Agenda dan Sentimen Pekan Ini

Investor juga menantikan sejumlah rilis data ekonomi penting:

- PMI manufaktur

Baca Juga:
- Neraca perdagangan

- Inflasi domestik

- Pertumbuhan ekonomi kuartal III

- Data perdagangan AS

Selain itu, beberapa emiten dijadwalkan menggelar RUPS dan cum dividen, termasuk BUMI (19 November), serta laporan kinerja positif dari EMTK yang mencatat lonjakan laba 1.361% YoY hingga kuartal III/2025.

Kesimpulan

Baca Juga:
Secara umum, IHSG masih berpotensi menguat terbatas di awal pekan dengan peluang konsolidasi di kisaran 8.200–8.300.

Fokus investor akan tertuju pada rilis data ekonomi domestik dan arah kebijakan suku bunga BI, sementara sentimen eksternal membaik pasca-redanya tensi dagang AS–China.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Berpotensi Masih Tertekan, Analis Rekomendasikan AADI hingga BMRI

IHSG Berpotensi Masih Tertekan, Analis Rekomendasikan AADI hingga BMRI

IHSG Menguat 1,11 Persen, Berpeluang Uji Level 6.484 pada Perdagangan Rabu

IHSG Menguat 1,11 Persen, Berpeluang Uji Level 6.484 pada Perdagangan Rabu

IHSG Diproyeksikan Bergerak Sideways di Kisaran 6.000–6.300

IHSG Diproyeksikan Bergerak Sideways di Kisaran 6.000–6.300

IHSG Hari Ini Diprediksi Volatil, Efek Rebalancing MSCI Bayangi Pergerakan Indeks

IHSG Hari Ini Diprediksi Volatil, Efek Rebalancing MSCI Bayangi Pergerakan Indeks

IHSG Ditutup Menguat ke 6.206, Saham BBRI, BBCA, dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Ditutup Menguat ke 6.206, Saham BBRI, BBCA, dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Diprediksi Lanjut Koreksi ke 5.899, Saham ASII, HRUM, ISAT dan PSAB Direkomendasikan Analis

IHSG Diprediksi Lanjut Koreksi ke 5.899, Saham ASII, HRUM, ISAT dan PSAB Direkomendasikan Analis

Komentar
Berita Terbaru