Rabu, 15 April 2026

Bursa Saham 3 November 2025: IHSG Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Arie - Senin, 03 November 2025 09:37 WIB
Bursa Saham 3 November 2025: IHSG Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
Performa Sektoral

Baca Juga:

Sepanjang pekan lalu, kinerja sektor saham tercatat beragam:

- Menguat: teknologi (+1,71%), kesehatan (+3,34%), dan siklikal (+1,22%)

- Melemah: industri dasar (–5,94%), energi (–1,88%), transportasi (–1,15%), dan properti (–2,6%)

Baca Juga:
Kenaikan tertinggi dicatatkan oleh INOV (+50%), GGRM (+41,51%), ITIC (+28,02%), BRRC (+20,54%), dan SGER (+17,65%).

Sementara pelemahan terdalam terjadi pada BULL (–35,58%), PIPA (–25,38%), TOBA (–22,6%), OASA (–22,48%), dan DSSA (–16,98%).

Faktor Makro dan Global

Secara historis, peluang penguatan IHSG pada November berada di kisaran 33%, seiring kecenderungan aksi ambil untung dan penyesuaian portofolio menjelang akhir tahun.

Dari sisi makro, inflasi Oktober 2025 diperkirakan melambat ke 0,05% (mtm) dari 0,21% pada September.

Stabilitas harga pangan dan energi menjadi pendorong utama, memberi ruang bagi Bank Indonesia untuk menahan atau menurunkan suku bunga — sentimen positif bagi sektor perbankan dan konsumsi.

Baca Juga:
Dari luar negeri, pertemuan Trump–Xi di Busan menghasilkan kesepakatan pemangkasan tarif AS terhadap produk China dari 57% menjadi 47%, termasuk penurunan tarif obat prekursor fentanil sebesar 10%.

Sebagai imbal balik, China berkomitmen memperketat pengawasan fentanil dan meningkatkan impor kedelai dari AS.

Langkah ini disambut positif oleh pasar karena meredakan ketegangan dagang yang sebelumnya menekan aset berisiko.

Agenda dan Sentimen Pekan Ini

Investor juga menantikan sejumlah rilis data ekonomi penting:

- PMI manufaktur

Baca Juga:
- Neraca perdagangan

- Inflasi domestik

- Pertumbuhan ekonomi kuartal III

- Data perdagangan AS

Selain itu, beberapa emiten dijadwalkan menggelar RUPS dan cum dividen, termasuk BUMI (19 November), serta laporan kinerja positif dari EMTK yang mencatat lonjakan laba 1.361% YoY hingga kuartal III/2025.

Kesimpulan

Baca Juga:
Secara umum, IHSG masih berpotensi menguat terbatas di awal pekan dengan peluang konsolidasi di kisaran 8.200–8.300.

Fokus investor akan tertuju pada rilis data ekonomi domestik dan arah kebijakan suku bunga BI, sementara sentimen eksternal membaik pasca-redanya tensi dagang AS–China.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Hari Ini 14 April 2026 Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham INET, JPFA, ARCI, dan DSNG

IHSG Hari Ini 14 April 2026 Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham INET, JPFA, ARCI, dan DSNG

IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini 13 April 2026, Analis Rekomendasikan Saham AMMN, TLKM hingga PTRO

IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini 13 April 2026, Analis Rekomendasikan Saham AMMN, TLKM hingga PTRO

IHSG Ditutup Menguat ke 7.307, Saham BREN hingga TPIA Melonjak di Tengah Sentimen Global

IHSG Ditutup Menguat ke 7.307, Saham BREN hingga TPIA Melonjak di Tengah Sentimen Global

IHSG Menguat 4,42% ke 7.279, Sentimen Gencatan Senjata AS-Iran Dorong Saham Big Caps

IHSG Menguat 4,42% ke 7.279, Sentimen Gencatan Senjata AS-Iran Dorong Saham Big Caps

IHSG Melemah ke 6.971 pada 7 April 2026, Saham Big Caps dan Sentimen Global Tekan Pasar

IHSG Melemah ke 6.971 pada 7 April 2026, Saham Big Caps dan Sentimen Global Tekan Pasar

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 2 April 2026: Big Caps Dorong Penguatan

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 2 April 2026: Big Caps Dorong Penguatan

Komentar
Berita Terbaru