Bursa Saham 3 November 2025: IHSG Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
Baca Juga:
- Menguat: teknologi (+1,71%), kesehatan (+3,34%), dan siklikal (+1,22%)
- Melemah: industri dasar (–5,94%), energi (–1,88%), transportasi (–1,15%), dan properti (–2,6%)
Baca Juga:Kenaikan tertinggi dicatatkan oleh INOV (+50%), GGRM (+41,51%), ITIC (+28,02%), BRRC (+20,54%), dan SGER (+17,65%).
Sementara pelemahan terdalam terjadi pada BULL (–35,58%), PIPA (–25,38%), TOBA (–22,6%), OASA (–22,48%), dan DSSA (–16,98%).
Faktor Makro dan Global
Dari sisi makro, inflasi Oktober 2025 diperkirakan melambat ke 0,05% (mtm) dari 0,21% pada September.
Stabilitas harga pangan dan energi menjadi pendorong utama, memberi ruang bagi Bank Indonesia untuk menahan atau menurunkan suku bunga — sentimen positif bagi sektor perbankan dan konsumsi.
Baca Juga:Dari luar negeri, pertemuan Trump–Xi di Busan menghasilkan kesepakatan pemangkasan tarif AS terhadap produk China dari 57% menjadi 47%, termasuk penurunan tarif obat prekursor fentanil sebesar 10%.
Sebagai imbal balik, China berkomitmen memperketat pengawasan fentanil dan meningkatkan impor kedelai dari AS.
Langkah ini disambut positif oleh pasar karena meredakan ketegangan dagang yang sebelumnya menekan aset berisiko.
Investor juga menantikan sejumlah rilis data ekonomi penting:
- PMI manufaktur
Baca Juga:- Neraca perdagangan
- Inflasi domestik
- Pertumbuhan ekonomi kuartal III
Selain itu, beberapa emiten dijadwalkan menggelar RUPS dan cum dividen, termasuk BUMI (19 November), serta laporan kinerja positif dari EMTK yang mencatat lonjakan laba 1.361% YoY hingga kuartal III/2025.
Kesimpulan
Baca Juga:Secara umum, IHSG masih berpotensi menguat terbatas di awal pekan dengan peluang konsolidasi di kisaran 8.200–8.300.
Fokus investor akan tertuju pada rilis data ekonomi domestik dan arah kebijakan suku bunga BI, sementara sentimen eksternal membaik pasca-redanya tensi dagang AS–China.
IHSG Berpotensi Masih Tertekan, Analis Rekomendasikan AADI hingga BMRI
IHSG Menguat 1,11 Persen, Berpeluang Uji Level 6.484 pada Perdagangan Rabu
IHSG Diproyeksikan Bergerak Sideways di Kisaran 6.000–6.300
IHSG Hari Ini Diprediksi Volatil, Efek Rebalancing MSCI Bayangi Pergerakan Indeks
IHSG Ditutup Menguat ke 6.206, Saham BBRI, BBCA, dan AMMN Jadi Penopang Utama