Kamis, 07 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Senin 21 Juli 2025: Waspadai Pelemahan di Tengah Ketidakpastian Global

Arie - Senin, 21 Juli 2025 08:17 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Senin 21 Juli 2025: Waspadai Pelemahan di Tengah Ketidakpastian Global
bisnis.com
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Senin 21 Juli 2025: Waspadai Pelemahan di Tengah Ketidakpastian Global

digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diproyeksikan mengalami fluktuasi dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini, Senin (21/7/2025).

Baca Juga:

Berdasarkan proyeksi analis dan tren pasar akhir pekan lalu, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp16.280 hingga Rp16.330 per dolar AS.

Data Bloomberg mencatat, rupiah ditutup menguat tipis pada Jumat (18/7/2025), naik 44 poin atau 0,27% ke posisi Rp16.296 per dolar AS.

Namun, potensi penguatan tersebut dipandang hanya sementara, seiring tekanan eksternal yang masih kuat dan ketidakpastian kebijakan moneter global, khususnya dari bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Kinerja Mata Uang Asia: Variatif di Tengah Tekanan Dolar

Tidak hanya rupiah, sebagian besar mata uang Asia menunjukkan kinerja beragam terhadap dolar AS pada akhir pekan lalu.

Yen Jepang tercatat melemah tipis 0,07%, sementara sebagian mata uang kawasan justru menguat:

- Dolar Hong Kong: +0,01%

- Dolar Singapura: +0,16%

- Dolar Taiwan: +0,13%

- Won Korea Selatan: +0,01%

- Peso Filipina: +0,13%

- Yuan China: +0,05%

- Ringgit Malaysia: +0,08%

- Baht Thailand: +0,40%

Adapun indeks dolar AS yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, ditutup melemah 0,36% ke level 98,37.

Prediksi Pelemahan: Analis Soroti Sentimen The Fed dan Ketegangan Politik AS

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa rupiah akan menghadapi tekanan meskipun bergerak secara fluktuatif. Ia menyebut potensi pelemahan hingga kisaran Rp16.330 per dolar AS akibat kombinasi faktor global dan domestik.

"Adapun untuk perdagangan Senin ini, kami memperkirakan rupiah tetap dalam tekanan. Rentang pergerakannya antara Rp16.280–Rp16.330 per dolar AS, dan kemungkinan akan ditutup melemah," ujar Ibrahim, Jumat (18/7/2025).

Salah satu penyebab utama adalah hasil data inflasi AS yang sedikit melampaui ekspektasi pasar.

Indeks Harga Konsumen (IHK) AS menunjukkan tekanan harga masih ada, sehingga mendorong The Fed bersikap lebih hati-hati terhadap wacana penurunan suku bunga.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.460 per Dolar AS Hari Ini, Tertekan Konflik Iran dan Kebijakan The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.460 per Dolar AS Hari Ini, Tertekan Konflik Iran dan Kebijakan The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.440 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Konflik Global dan Harga Minyak

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.440 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Konflik Global dan Harga Minyak

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.337 per Dolar AS, Sentimen Global Mulai Mereda

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.337 per Dolar AS, Sentimen Global Mulai Mereda

Rupiah Anjlok ke Rp17.346 per Dolar AS, Terburuk Sepanjang Sejarah dan Tekanan Global Menguat

Rupiah Anjlok ke Rp17.346 per Dolar AS, Terburuk Sepanjang Sejarah dan Tekanan Global Menguat

Rupiah Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Tekan Kurs

Rupiah Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Tekan Kurs

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini 29 April 2026, Tertekan Sentimen Global

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini 29 April 2026, Tertekan Sentimen Global

Komentar
Berita Terbaru