BRI Jamin Keamanan Data dan Dana, Transaksi Tetap Normal
digtara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI merespon adanya dugaan serangan ransomware yang banyak beredar di media sosial.
Baca Juga:
- Anggota Brimob Dikerahkan Atasi Konflik Warga di Flores Timur
- 6.047 Jemaah Umrah Telah Pulang ke Tanah Air, Pemerintah Pastikan Keselamatan dan Keamanan Jemaah Saat Kondisi Timteng Masih Memanas
- Diguyur Hujan dan Arus Deras, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat Bagi Anak Sekolah di Sumba Barat Daya
BRI memastikan bahwa keamanan data nasabah aman dan masyarakat dapat melanjutkan transaksi secara normal kembali.
Pernyataan tersebut didukung dengan adanya unggahan di akun resmi Instagram BRI pada Rabu (18/12/2024) oleh Direktur Digital dan IT BRI Arga M. Nugraha.
"Kami memastikan bahwa saat ini data maupun dana nasabah aman. Seluruh sistem perbankan BRI berjalan normal dan seluruh layanan transaksi kami dapat beroperasi dengan lancar," ucap Arga.
Arga juga menambahkan bahwa nasabah tetap dapat menggunakan seluruh sistem layanan perbankan BRI, termasuk layanan perbankan digital seperti BRImo, QLola, ATM / CRM, dan layanan BRI lainnya seperti baisa dengan keamanan data yang terjaga.
BRI dengan tegasnya menyampaikan bahwa sistem keamanan teknologi informasi yang dimiliki BRI telah memenuhi standar internasional dan terus diperbaharui secara berkala untuk menghadapi berbagai potensi ancaman.
Anggota Brimob Dikerahkan Atasi Konflik Warga di Flores Timur
6.047 Jemaah Umrah Telah Pulang ke Tanah Air, Pemerintah Pastikan Keselamatan dan Keamanan Jemaah Saat Kondisi Timteng Masih Memanas
Diguyur Hujan dan Arus Deras, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat Bagi Anak Sekolah di Sumba Barat Daya
Jembatan Tuatuka-Kupang Dibangun Warga Bersama Anggota Brimob Polda NTT
Peduli Warga, Dansat Brimob Polda NTT Tegaskan Komitmennya Bangun Jembatan Penghubung di Desa Lipa