PKPA Sumut Sayangkan 800 Siswa di Sumut Tidak Melanjutkan Sekolah Lagi

Rabu, 29 September 2021 10:54

digtara.com – Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Sumatera Utara menyayangkan 800 siswa di Sumut tidak melanjutkan pendidikan sekolahnya karena berbagai alasan. Salah satunya ada yang bekerja dan menikah.

Hal itu disampaikan Direktur PKPA Keumala Dewi saat di Konfirmasi, Rabu (29/09/2021).

Keumala mengatakan, ini sangat di sayangkan, karena harusnya hal ini bisa dicegah melalui pemantauan dari berbagai pihak.

“Untuk anak yang sudah bekerja atau menikah, pemerintah seharusnya bisa memastikan pendidikan mereka melalui pendidikan paket. Hal ini bisa disesuaikan dengan waktu dan kondisi anak,” ucapnya kepada digtara.com.

Lebih lanjut Keumala berharap kepada pemerintah Sumut khususnya kepada Kadis Pendidikan Sumatera Utara agar anak anak yang putus sekolah harus tetap mendapatkan pendidikan, karena itu adalah hak mereka dapat mengenyam bangku sekolah.

“Jangan sampai benar-benar sampai terputus akses dan hak anak untuk mendapat pendidikan, karena sistem pendidikan kita memberikan alternatif melalui program kejar paket,” ucap Keumala lagi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Prof Wan Syaifuddin, melaporkan sejumlah 800 siswa di Sumut tidak dapat melanjutkan pendidikan saat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Laman: 1 2

Berita Terkait