Rabu, 07 Oktober 2026

RS Hj Fatimah Sulhan PKU Muhammadiyah Demak Gelar Baksos Pembinaan Lansia

Baksos di Demung Wonosalam
Ahsan Fauzi - Selasa, 06 Oktober 2026 15:57 WIB
RS Hj Fatimah Sulhan PKU Muhammadiyah Demak Gelar Baksos Pembinaan Lansia
Humas RS Hj Fatimah Sulhan PKU Muhammadiyah Demak
RS Hj Fatimah Sulhan PKU Muhammadiyah Demak saat gelar baksos di Demung, Wonosalam

digtara.com - RS Hj Fatimah Sulhan PKU Muhammadiyah Demak menggelar bakti sosial bertema "Pembinaan Lansia" di Desa Demung, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa (6/10/2026).

Baca Juga:

Kegiatan tersebut memberikan pembinaan kepada warga lanjut usia melalui edukasi kesehatan, Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan senam lansia.

Tim RS Hj Fatimah Sulhan PKU Muhammadiyah Demak yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Ahmad Ghufron dan Rahma.

Ahmad Ghufron menuturkan, dalam kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman bahwa lanjut usia merupakan seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Ketentuan tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.

"Selain menjaga kesehatan fisik, lansia juga didorong untuk tetap percaya diri dan menjalankan aktivitas keagamaan sesuai dengan kemampuan masing-masing," ucap Ghufron.

Ghufron melanjutkan, dalam perspektif Islam, lanjut usia merupakan bagian dari perjalanan kehidupan manusia. Bertambahnya usia dan menurunnya kondisi fisik menjadi pengingat bahwa kehidupan dunia memiliki batas dan manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT.

Baca Juga:

Para lansia juga diingatkan bahwa keterbatasan fisik bukan alasan untuk meninggalkan ibadah. Islam memberikan rukhsah atau keringanan bagi orang yang memiliki keterbatasan.

Salah satunya dalam pelaksanaan shalat. Orang yang tidak mampu berdiri diperbolehkan melaksanakan shalat sambil duduk sesuai dengan kemampuannya.

Penghormatan terhadap lansia juga ditekankan dalam ajaran Islam. Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

"Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi yang muda dan tidak menghormati yang tua."(HR Tirmidzi).

Karena itu, pembinaan terhadap lansia tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga pendampingan dan penguatan spiritual.

"Lansia didorong untuk tetap percaya diri (PD), menjaga kesehatan, mendapatkan pendampingan, serta tetap menjalankan ibadah sesuai kemampuan," ungkapnya.

Untuk membangun semangat peserta, kegiatan ditutup dengan tepuk lansia:

"Aku! Lansia! Bahagia! Insya Allah masuk surga!"

Selain edukasi kesehatan, para lansia mengikuti CKG untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam lansia.

Melalui kegiatan tersebut, pembinaan diharapkan dapat membantu para lansia menjalani masa tua dengan lebih sehat, aktif, percaya diri, dan tetap memiliki semangat dalam menjalankan kehidupan serta ibadah. (San).

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ahsan Fauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Jangan Kibarkan Bendera NU Setengah Tiang

Jangan Kibarkan Bendera NU Setengah Tiang

Warga di Sumba Timur Dapat Emas Karena Taat Bayar Pajak Kendaraan

Warga di Sumba Timur Dapat Emas Karena Taat Bayar Pajak Kendaraan

Kang Abik Ajak Gen Z Jadikan Rasulullah sebagai Idola Terbaik Sepanjang Masa

Kang Abik Ajak Gen Z Jadikan Rasulullah sebagai Idola Terbaik Sepanjang Masa

Ziarah Mbah Moen dan Mbah Muslih di Ma'la, Perkuat Nasionalisme Jemaah Umrah

Ziarah Mbah Moen dan Mbah Muslih di Ma'la, Perkuat Nasionalisme Jemaah Umrah

Moazzam Tour Gelar Umrah Kemerdekaan, Padukan Ibadah dan Semangat Kemerdekaan

Moazzam Tour Gelar Umrah Kemerdekaan, Padukan Ibadah dan Semangat Kemerdekaan

UIN Sunan Kudus Gandeng Puluhan Jurnalis Lintas Media, Perkuat Branding Kampus

UIN Sunan Kudus Gandeng Puluhan Jurnalis Lintas Media, Perkuat Branding Kampus

Komentar
Berita Terbaru