Minggu, 27 September 2026

Pembimbing Haji Perlu Kuasai Psikologi Komunikasi, Ini Alasannya

Sertifikasi pembimbing haji profesional
Ahsan Fauzi - Minggu, 27 September 2026 15:56 WIB
Pembimbing Haji Perlu Kuasai Psikologi Komunikasi, Ini Alasannya
Ahsan Fauzi / MCH 2026
Guru Besar Ilmu Komunikasi FDK UIN Walisongo Semarang, Najahan Musyafak saat memberikan doorprize kepada peserta termuda

digtara.com - Kemampuan komunikasi menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki pembimbing ibadah haji.Pasalnya, jemaah haji memiliki latar belakang pendidikan, budaya, sosial, dan ekonomi yang beragam. Perbedaan tersebut dapat memengaruhi persepsi serta cara jemaah menerima pesan dari pembimbing.

Baca Juga:

Guru Besar Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang, Najahan Musyafak, mengatakan pembimbing perlu memahami karakter dan kondisi psikologis jemaah sebelum menyampaikan pesan.

"Jemaah itu memiliki persepsi yang berbeda-beda karena latar belakang pendidikan, budaya, sosial, ekonomi. Maka seorang pembimbing harus memahami latar belakang ini," ujar Najahan dalam Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) Angkatan III Tahun 2026 di Semarang, Minggu (27/9/2026).

Kondisi emosional jemaah

Selain latar belakang, kondisi emosional jemaah juga perlu menjadi perhatian pembimbing.

Najahan menjelaskan, tingkat emosional setiap jemaah berbeda. Kondisi tersebut dapat memengaruhi perilaku dan pemahaman mereka terhadap informasi yang disampaikan.

Baca Juga:
Karena itu, pembimbing tidak cukup hanya menguasai materi manasik. Mereka juga perlu mampu menyesuaikan cara berkomunikasi agar pesan dapat dipahami dan diterima jemaah.

"Pembimbing harus memiliki sebuah kemampuan dalam rangka memahami agar pesan-pesan yang disampaikan kepada jemaah itu bisa dipahami, diterima, dan dilaksanakan," kata dia.

Perlu memahami kebutuhan jemaah

Menurut Najahan, psikologi komunikasi juga berkaitan dengan kemampuan pembimbing memahami kebutuhan jemaah.

Kebutuhan tersebut mencakup kebutuhan fisiologis, rasa aman, hingga kebutuhan sosial untuk berinteraksi dengan orang lain.

Pemahaman terhadap kebutuhan itu, lanjut dia, menjadi modal bagi pembimbing dalam mendampingi jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

"Hal-hal ini yang kemudian menjadi perhatian kita ketika pembimbing tidak memahami dan tidak mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan dari para jemaah," ujarnya.

Najahan menekankan, kemampuan komunikasi diperlukan dalam berbagai situasi, baik ketika pembimbing menyampaikan materi manasik maupun memberikan informasi mengenai penyelenggaraan ibadah haji.

"Di sinilah kemudian kemampuan pembimbing untuk bisa memberikan, menyampaikan pesan-pesan, baik itu terkait dengan manasik maupun informasi-informasi tentang haji, menjadi penting," tutur Najahan.

Sertifikasi PIHU Angkatan III Tahun 2026 digelar FDK UIN Walisongo Semarang bersama MHU Walisongo Tour bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) di BBPMP Jawa Tengah, Srondol, Semarang, Minggu (27/9/2026) dilaksanakan selama 6 hari, sejak 25-26 September 2026 dan ikuti 103 peserta. (San).

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ahsan Fauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pembimbing Haji Perlu Pahami Budaya Arab agar Jemaah Tak Salah Berinteraksi

Pembimbing Haji Perlu Pahami Budaya Arab agar Jemaah Tak Salah Berinteraksi

Pembimbing Haji Dituntut Tak Hanya Paham Ibadah, tapi Juga Mampu Redam Konflik

Pembimbing Haji Dituntut Tak Hanya Paham Ibadah, tapi Juga Mampu Redam Konflik

Sertifikasi Pembimbing Haji 2026, Dekan FDK UIN Walisongo Tekankan Kompetensi Hadapi Jemaah Beragam dan Regulasi Saudi

Sertifikasi Pembimbing Haji 2026, Dekan FDK UIN Walisongo Tekankan Kompetensi Hadapi Jemaah Beragam dan Regulasi Saudi

174 Pejabat Kemenhaj Dilantik, Menteri Irfan Tegaskan Jabatan Diisi Berdasarkan Merit System

174 Pejabat Kemenhaj Dilantik, Menteri Irfan Tegaskan Jabatan Diisi Berdasarkan Merit System

Muhammad Husni: Rasio Pembimbing Haji 1 Banding 151 Jemaah Jadi Catatan untuk 2027

Muhammad Husni: Rasio Pembimbing Haji 1 Banding 151 Jemaah Jadi Catatan untuk 2027

Rela Tinggalkan Jabatan, Ribuan PNS Berebut Kesempatan Ingin Berkhidmat Melayani Tamu Allah di Kemenhaj

Rela Tinggalkan Jabatan, Ribuan PNS Berebut Kesempatan Ingin Berkhidmat Melayani Tamu Allah di Kemenhaj

Komentar
Berita Terbaru