Muhaimin Soroti Ancaman Digital dan AI pada Remaja, Penguatan Regulasi dan Literasi Digital Harus Diperkuat
"Kalau dunia pendidikan tidak adaptif, kita hanya mencetak generasi yang pintar teknologi tetapi rapuh jiwanya. Padahal yang kita butuhkan adalah generasi yang punya kepribadian kuat, paham nilai kemanusiaan, dan mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab," lanjut Muhaimin.
Baca Juga:
Muhaimin mendorong pemerintah Jawa Tengah untuk memperluas kerja sama dengan sekolah, pesantren, dan komunitas pemuda dalam membangun program literasi digital yang menyentuh keamanan, etika, dan kesehatan mental.
Selain itu, ia mendesak pemerintah pusat merumuskan regulasi penggunaan AI yang lebih ketat, terutama platform yang memungkinkan interaksi personal dengan remaja.
Baca Juga:
"Jika kita tidak bergerak cepat, ancaman ini bisa masuk tanpa kita sadari. Pemerintah harus membangun mekanisme perlindungan yang komprehensif, mulai dari pengawasan platform digital, respon cepat terhadap konten bermasalah, hingga layanan psikologis yang mudah diakses," jelasnya.
Menutup pernyataannya, Muhaimin menegaskan bahwa teknologi harus menjadi bagian dari kemajuan peradaban, bukan sumber malapetaka.
Baca Juga:
Dengar Kabar Istri Petugas MCH PPIH Meninggal, Wamenhaj Dahnil Terbang ke Malang Beri Dukungan Moral
Dr KH Multazam Ahmad: Puasa Sehatkan Fisik dan Ruhani
Sarif Kakung Minta Peran Optimal BUMD
Agar Tak Punah, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah Mendorong Anak Muda untuk Ambil Peran Merawat Warisan Budaya Nusantara
Sarif Kakung; Butuh Regulasi yang Kuat untuk Menjawab Isu Alih Fungsi Lahan di Jawa Tengah
Sarif Kakung Minta Penanganan Sampah Dilakukan Secara Masif, Komprehensif, dan Kolaboratif
HP Samsung Kini Makin Mudah Berbagi File, Begini Cara Menggunakan Quick Share
DJI Osmo Pocket 4P Resmi Hadir di Indonesia, Usung Dual Lens Pertama dan Rekam Video 4K 240fps
Juleha Demak Kompak Bayar Dam Tamattu di Tanah Air, Beri Manfaat yang Lebih Luas Bagi Masyarakat
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: Delapan Tim Terbaik Siap Berebut Tiket Semifinal
Ini Duduk Perkara Yang Menjerat Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang
Polisi Selidiki Tiga WNI diduga Fasilitasi Keberangkatan Belasan WNA Uzbekistan
Kabur Tiga Tahun Karena Kasus Penipuan dan Penggelapan, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Diamankan Polisi