Muhaimin Soroti Ancaman Digital dan AI pada Remaja, Penguatan Regulasi dan Literasi Digital Harus Diperkuat
"Kalau dunia pendidikan tidak adaptif, kita hanya mencetak generasi yang pintar teknologi tetapi rapuh jiwanya. Padahal yang kita butuhkan adalah generasi yang punya kepribadian kuat, paham nilai kemanusiaan, dan mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab," lanjut Muhaimin.
Baca Juga:
Muhaimin mendorong pemerintah Jawa Tengah untuk memperluas kerja sama dengan sekolah, pesantren, dan komunitas pemuda dalam membangun program literasi digital yang menyentuh keamanan, etika, dan kesehatan mental.
Selain itu, ia mendesak pemerintah pusat merumuskan regulasi penggunaan AI yang lebih ketat, terutama platform yang memungkinkan interaksi personal dengan remaja.
Baca Juga:
"Jika kita tidak bergerak cepat, ancaman ini bisa masuk tanpa kita sadari. Pemerintah harus membangun mekanisme perlindungan yang komprehensif, mulai dari pengawasan platform digital, respon cepat terhadap konten bermasalah, hingga layanan psikologis yang mudah diakses," jelasnya.
Menutup pernyataannya, Muhaimin menegaskan bahwa teknologi harus menjadi bagian dari kemajuan peradaban, bukan sumber malapetaka.
Baca Juga:
Dr KH Multazam Ahmad: Puasa Sehatkan Fisik dan Ruhani
Sarif Kakung Minta Peran Optimal BUMD
Agar Tak Punah, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah Mendorong Anak Muda untuk Ambil Peran Merawat Warisan Budaya Nusantara
Sarif Kakung; Butuh Regulasi yang Kuat untuk Menjawab Isu Alih Fungsi Lahan di Jawa Tengah
Sarif Kakung Minta Penanganan Sampah Dilakukan Secara Masif, Komprehensif, dan Kolaboratif
Pemutihan BPJS Kesehatan Belum Jalan, Cak Imin: Tunggu Perpres Disahkan Presiden
Kode Redeem FF Terbaru 25 Mei 2026 Resmi Dibagikan Garena, Klaim Skin Senjata dan Bundle Gratis
Polairud Polda NTT Evakuasi Wisatawan Asing Saat Pingsan Ketika Berwisata
IHSG Diprediksi Lanjut Koreksi ke 5.899, Saham ASII, HRUM, ISAT dan PSAB Direkomendasikan Analis
Kabur Pasca Curi Uang Hasil Jual Beras di Manggarai, Pelaku Ditangkap Polisi di Manggarai Barat
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan
Kapal Mati Mesin di Perairan Otan, Dua Nelayan Diselamatkan Tim SAR Gabungan
Daftar Harga Emas ANTAM dan UBS di Gerai Pegadaian Hari Ini Senin 25 Mei 2026