Seorang Petani di Binjai Ditembak Snapan Angin Saat Berladang
Digtara.com – Seorang petani bernama Usman terkena tembakkan snapan angin saat berladang di Kelurahan Bhakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara, Kamis (8/6/23).
Baca Juga:
- Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
- Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
- Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Informasi yang diterima dari seorang petani yang saat itu bersama korban, saat membersihkan area ladang, tiba-tiba terdengar suara letusan senapan angin dari salah satu kampung yang tak jauh dari lokasi korban berladang.
“Bapak Usman pas kami berladang, dia sedang berdiri. Tiba-tiba dibadannya seperti ada batu krikil menempel. Saat dilihat bajunya bolong Bang, ternyata sebuah peluru nyangkut di bahu kanannya,” ujar seorang petani yang enggan disebutkan namanya.
Setelah itu, korban Usman dilarikan ke klinik yang berada di sekitar Kelurahan Bhakti Karya untuk mendapatkan perawatan medis.
Mendapat informasi tersebut, awak media mencoba menelusuri keberadaan Usman di klinik itu.
“Benar Bang, korban di sini. Korban terkana peluru senapan angin di bahu sebelah kanan. Sesampai di sini tadi pelurunya sudah tidak ada lagi,” ucap Bidan Ita.
Tidak lama kemudian, istri Usman tiba di klinik. Melihat kondisi itu, lalu dia menangis histeris.
Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan