Selasa, 10 Maret 2026

Kalah Adu Penalti dari Thailand, Indonesia Gagal Juara Piala AFF Futsal 2022

- Minggu, 10 April 2022 13:47 WIB
Kalah Adu Penalti dari Thailand, Indonesia Gagal Juara Piala AFF Futsal 2022

digtara.com – Timnas Futsal Indonesia gagal jadi juara Piala AFF Futsal 2022 usai kalah 5-3 (2-2) dari Thailand lewat adu penalti di final pada Minggu (10/4) petang WIB.

Baca Juga:

Bertanding di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Indonesia mendapatkan tekanan luar biasa dari Thailand di awal-awal permainan.

Laga baru berjalan satu menit Thailand memberikan kejutan pada Indonesia lewat tendangan Panut Kittipanuwong yang masih membentur tiang.

Namun Indonesia mampu unggul 1-0 pada menit kedelapan Indonesia lewat gol Evan Soumilena usai meneruskan umpan dari Firman.

Hingga pertandingan babak pertama berakhir, Indonesia mampu unggul atas Thailand dengan skor 1-0.

Pada menit ke-26 atau menit keempat di babak kedua Ardiansyah Runtuboy berhasil membawa Indonesia memperlebar jarak keunggulan 2-0 atas Thailand.

Runtuboy berhasil menyontek bola berkat umpat yang dikirimkan Syauqi Saud dari sisi kiri penyerang Indonesia.

Usai kebobolan untuk kedua kalinya Thailand tampil lebih menekan. Namun, sejumlah peluang yang mereka dapat selalu gagal dikonversi menjadi gol.

Pada menit ke-34, Thailand mencoba memainkan power play. Strategi ini nyaris membuahkan hasil pada menit ke-35, setalah Osamanmusa yang bebas dari kawalan mampu melepaskan tembakan tapi arahnya masih jauh dari gawang Albagir.

Satu menit berselang dari skema yang sama Thailand kembali mengancam gawang Indonesia, hanya saja Panut Kittipanuwong gagal memaksimalkan peluang yang didapat setelah tembakannya melambung.

Thailand lagi-lagi gagal memanfaatkan peluang yang didapat pada menit ke-38 oleh Osamanmusa setelah tendangannya melenceng.

Thailand akhirnya mampu memecah kebuntuan lewat gol Krit Aransanyalak pada menit ke-39.

Thailand mampu menambah gol lewat Osamanmusa pada detik-detik akhir permainan dan membuat skor imbang 2-2.

Usai kebobolan kedua, Indonesia kembali tampil menyerang. Indonesia mendapatkan peluang lewat Evan namun masih melenceng di sisi kanan gawang Thailand.

Babak kedua pun berakhir dengan skor imbang 2-2. Laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Sayangnya, di babak pertama babak perpanjangan waktu Indonesia harus kehilangan Evan Soumilena yang mendapatkan kartu merah kedua.

Evan mendapatkan kartu kuning kedua setelah melakukan gerakan sikutan saat duel dengan pemain Thailand.

Di penghujung babak pertama perpanjangan waktu Indonesia mendapatkan peluang lewat Firman Adriansyah. Namun tembakannya masih dapat diblok kiper Thailand.

Setelah itu giliran Thailand mengepung Indonesia yang harus bermain dengan empat pemain. Beruntung sejumlah tembakan Thailand masih dapat diblok kiper Indonesia Muhammad Albagir.

Babak Adu Penalti

Hingga dua babak perpanjangan waktu berakhir tak ada gol yang mampu tercipta. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti.

Penendang pertama Thailand Osamanmusa berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik untuk membawa Thailand unggul 1-0di adu penalti.

Sementara penendang pertama Indonesia Firman Adriansyah juga mampu memaksimalkan tugasnya untuk membuat skor 1-1.

Penendang kedua Thailand Ronnachai Jungwongsuk juga sukses membuat skor menjadi 2-1.

Sayang penendang kedua Indonesia Runtuboy dapat dimentahkan kiper Thailand. Penendang ketiga Thailand Panut Kittipanuwong mampu menuntaskan tugasnya dengan baik dan membawa timnya unggul 3-1.

Kemudian penendang ketiga Indonesia Syauqi Saud juga mampu mengeksekusi penalti dengan sempurna untuk mengubah kedudukan menjadi 3-2.

Penendang keempat Thailand Krit Aransanyalak juga mampu memasukkan bola dan membuat skor 4-2.

Penendang keempat Indonesia Ardiansyah Nur juga sukses menuntaskan tugasnya dengan baik dan membuat skor menjadi 4-3.

Sementara penendang terakhir Thailand Peerapat Kaewwilai sukses membawa timnya memastikan kemenangan menjadi 5-3 dan membawa Thailand juara Piala AFF Futsal 2022.

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru