Fasilitas Umum di SMAN Oenopu-TTU Dirusak OTK
digtara.com – Fasilitas umum sekolah berupa pagar dan instalasi pipa di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Oenopu, di Desa Teba, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, dirusak orang tidak dikenal (OTK).
Baca Juga:
Oknum tak bertanggungjawab ini diduga merusak fasilitas sekolah tersebut pada, Selasa (1/2/2022) malam.
Selain merusak pagar sekolah sepanjang 6 meter, oknum tak bertanggungjawab tersebut juga merusak sejumlah fasilitas seperti instalasi perpipaan menuju MCK sekolah tersebut.
Kepala Sekolah SMA N Onopu, Bernadus Leki, pada Kamis (3/2/2022) menerangkan, pagar sekolah tersebut baru saja dibuat oleh pihak sekolah belum lama ini.
Menurutnya, pagar sekolah itu dibangun untuk mengontrol aktivitas dan menertibkan para peserta didik di sekolah itu. Pagar sekolah itu diduga dicabut dan dibiarkan tergeletak di tanah oleh oknum yang tak bertanggungjawab.
“Sepertinya kemarin. Karena kemarin itu hari libur juga hujan, sehingga malam itu juga penjaga mereka tidak bisa keluar karena hujan angin jadi kita tidak tahu penyebabnya,” ungkapnya.
Dikatakan Bernadus, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa setempat dan pihak komite sebagai perwakilan orangtua untuk mencari solusi terbaik atas persoalan tersebut.
Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan memperbaiki kembali pagar serta instalasi perpipaan yang dirusak oleh oknum tersebut.
Kepala Desa Teba Agustinus Amteme mengaku sangat menyayangkan terjadi peristiwa pengerusakan pagar dan instalasi perpipaan di SMA N Oenopu.
Baginya, keamanan sekolah bukan hanya menjadi perhatian pihak sekolah saja tetapi juga menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat sekitar.
Kejadian ini, lanjut Agustinus, harus menjadi perhatian serius Pemerintah Desa agar keamanan sekolah bisa menjadi perhatian bersama.
Ia mengimbau kepada seluruh aparat desa dan masyarakat agar berperan aktif menjaga keamanan di sekitar wilayah sekolah.
Ketua Komite Yohanes Sifa menuturkan, sebagai perwakilan orangtua dirinya telah berencana menggelar rapat bersama para orangtua/wali murid di sekolah tersebut.
Rapat tersebut, lanjut Yohanes, rencananya digelar dengan tujuan untuk membicarakan perihal pembangunan pagar sekolah.
“Hanya belum berkesempatan untuk melakukan rapat dengan orangtua,” ucapnya.
Pembangunan pagar sekolah, dimaksudkan untuk menjamin keamanan di dalam sekolah ini.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menjaga dan merawat fasilitas sekolah tersebut. Pasalnya, lembaga pendidikan tersebut hadir untuk kepentingan semua orang.
Siswa Belajar di Sekolah Darurat, Kapolres TTU Turun Beri Motivasi dan Salurkan Bantuan
Pria Lansia di Kabupaten TTU Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Pada Lima Anak
Ketua Partai Gerindra Kabupaten TTU Dipolisikan Terkait MBG
Buser Polres TTU Amankan Pelaku Pemerasan dan Pengancaman
Tangani Kasus Kekerasan Seksual Secara Profesional, Polres TTU Segera Tetapkan Tersangka