Sabtu, 18 Juli 2026

BRI Salurkan KUR Rp54,9 Triliun untuk Dorong Pertumbuhan UMKM

Arie - Rabu, 04 Juni 2025 09:27 WIB
BRI Salurkan KUR Rp54,9 Triliun untuk Dorong Pertumbuhan UMKM
net
Ilustrasi UMKM.

digtara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca Juga:

Hingga April 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp54,9 triliun, atau 31,38% dari total alokasi nasional tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp175 triliun.

Sebanyak 1,25 juta debitur dari kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah memperoleh manfaat dari pembiayaan ini, mempertegas peran BRI dalam memperluas akses pembiayaan yang inklusif.

Fokus pada Sektor Produksi dan Ketahanan Pangan

Mayoritas penyaluran KURBRI disalurkan ke sektor-sektor produktif, dengan 62,83% dana dialokasikan untuk kegiatan produksi.

Sektor pertanian menjadi penerima terbesar dengan nilai mencapai Rp23,77 triliun atau 43,28% dari total penyaluran.

Ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat sektor strategis dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Portofolio Sehat, Risiko Terkelola

BRI juga menjaga kualitas penyaluran kredit melalui manajemen risiko yang hati-hati.

Per April 2025, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) KUR tercatat di angka 2,49%, mencerminkan portofolio pembiayaan yang sehat dan pengelolaan risiko yang optimal.

Dorong Pemberdayaan Melalui Program Inklusif

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyatakan bahwa KUR menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

"Penyaluran KUR kami harapkan dapat menciptakan multiplier effect yang signifikan, mendorong kemandirian usaha, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Satgas PRR Kawal Pembangunan Jembatan Permanen untuk Pulihkan Akses Warga Simalungun

Satgas PRR Kawal Pembangunan Jembatan Permanen untuk Pulihkan Akses Warga Simalungun

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan Saham INCO, INDY, ISAT, dan OASA

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan Saham INCO, INDY, ISAT, dan OASA

Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Kisaran Rp17.986–Rp18.030 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Kisaran Rp17.986–Rp18.030 per Dolar AS

Kapolda NTT-Danrem 161/Wira Sakti Dan Kajati NTT Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning Di Makorem

Kapolda NTT-Danrem 161/Wira Sakti Dan Kajati NTT Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning Di Makorem

Rupiah Diproyeksikan Bergerak Fluktuatif pada Perdagangan 16 Juli 2026, Berpotensi Melemah ke Rp18.110 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Bergerak Fluktuatif pada Perdagangan 16 Juli 2026, Berpotensi Melemah ke Rp18.110 per Dolar AS

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.254, Ini Rekomendasi Saham BBRI, BUMI, BULL, dan TINS

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.254, Ini Rekomendasi Saham BBRI, BUMI, BULL, dan TINS

Komentar
Berita Terbaru