Selasa, 10 Maret 2026

Polres Sabu Raijua Periksa Lagi Puluhan Pelajar SD Diduga Korban Pencabulan Guru

Imanuel Lodja - Jumat, 23 Mei 2025 08:44 WIB
Polres Sabu Raijua Periksa Lagi Puluhan Pelajar SD Diduga Korban Pencabulan Guru
ist
Polres Sabu Raijua Periksa Lagi Puluhan pelajar SD Diduga Korban Pencabulan Guru

digtara.com - Penyidik Satreskrim Polres Sabu Raijua memeriksa puluhan siswa sekolah dasar korban pencabulan guru di Kabupaten Sabu Raijua, NTT.

Baca Juga:

Penyidik juga memeriksa terlapor BEKD, guru sekolah dasar di Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua, NTT dan tiga orang guru lainnya.

"Senin 19 Mei 2025 lalu penyidik melakukan wawancara klarifikasi terhadap korban anak yang tersisa 10 orang dari total 24 orang yang sementara berjalan," ujar Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Naatonis dalam keterangannya pada Kamis (22/5/2025).

Hingga saat itu terlapor belum ditahan karena masih menunggu hasil pemeriksaan psikolog.

Perkara dugaan tindak pidana pencabulan anak di ruang kelas VI SD Negeri Lobolauw, Desa Ramedue, kecamatan Hawu Menara, Kabupaten Sabu Raijua ini ditangani Polres Sabu Raijua sesuai laporan polisi nomor LP/B/36/V/2025/SPKT/Polres Sabu Raijua/Polda NTT, tanggal 14 Mei 2025.

"Pemeriksaan saksi-saksi tiga orang guru dan seorang terlapor sudah dilakukan," tandas Kapolres.

Penyidik juga melakukan koordinasi dengan tim Dit Reskrimum Polda NTT terkait pemeriksaan handphone terlapor.

Pihak Polres Sabu Raijua telah bersurat dan berkoordinasi dengan kantor Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Sabu Raijua untuk pendampingan anak korban.

"Kami juga koordinasi dengan UPTD PPA Propinsi NTT untuk menghadirkan saksi psikolog untuk melakukan konseling psikologi terhadap anak korban yang akan dijadikan keterangan ahli psikolog untuk langkah selanjutnya guna penetapan tersangka," tambah Kapolres.

Pada Selasa 20 Mei 2025 lalu dilaksanakan konseling secara virtual terhadap anak korban oleh psikolog.

Selanjutnya penyidik sudah melakukan gelar perkara penyidikan. "Gelar perkara sudah dilakukan (ditingkatkan) dari penyelidikan ke penyidikan," tandas Kapolres.

BEKD, guru sekolah dasar di Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua, NTT dilaporkan ke Polres Sabu Raijua.

BEKD yang juga wali kelas VI pada sekolah dasar tersebut diduga mencabuli sejumlah siswa di sekolah tersebut.

Tindak pidana percabulan anak dibawah umur ini terjadi di ruangan kelas VI SD Negeri yang terletak di Desa Ramedue, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tiga Pencuri Perangkat Komputer Sekolah di Ende Dibekuk Polisi, Dua Diantaranya Masih Dibawah Umur

Tiga Pencuri Perangkat Komputer Sekolah di Ende Dibekuk Polisi, Dua Diantaranya Masih Dibawah Umur

Tujuh Anggota Polres TTS Berprestasi Diberikan Penghargaan

Tujuh Anggota Polres TTS Berprestasi Diberikan Penghargaan

Proses Hukum Tuntas, Polres Sikka Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Proses Hukum Tuntas, Polres Sikka Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Kapolres TTS Salurkan Bantuan Alat Tulis Kapolda NTT Hingga ke Pelosok

Kapolres TTS Salurkan Bantuan Alat Tulis Kapolda NTT Hingga ke Pelosok

Intensifkan Program Kamis-an, Kapolsek Amfoang Timur Bina Para Siswa di Wilayah Perbatasan

Intensifkan Program Kamis-an, Kapolsek Amfoang Timur Bina Para Siswa di Wilayah Perbatasan

Hendak Kabur ke Kalimantan, Pelaku Penganiayaan Berat di Malaka Dibekuk Polisi di Wilayah Kabupaten TTS

Hendak Kabur ke Kalimantan, Pelaku Penganiayaan Berat di Malaka Dibekuk Polisi di Wilayah Kabupaten TTS

Komentar
Berita Terbaru