Kabar Baik! Arab Saudi Setujui Tambahan Kuota Petugas Haji Indonesia, Jumlahnya Jadi Segini
digtara.com - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengumumkan bahwa Pemerintah Arab Saudi telah menyetujui permintaan tambahan kuota petugas haji Indonesia. Kuota tambahan ini telah tercatat dalam sistem e-Hajj.
Baca Juga:
- Puncak Armuzna 2026 Agar Berjalan Efektif dan Maksimal, Petugas yang Sudah Berhaji Langsung Diberangkatkan ke Mina
- Pengelolaan Haji Harus Bersih dari Praktik Korupsi. Wamenhaj Dahnil: Tangkap Saja Siapa Pun yang Masih Berusaha Melakukan Praktik Rente dan Korupsi
- Buka TOT Fasilitator PPIH 2026. Menhaj: Petugas Haji Adalah Perpanjangan Tangan Negara dan Presiden Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Jamaah
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah mengabulkan permohonan tambahan kuota petugas haji Indonesia," ujar Nasaruddin melansir suara.com, di Jakarta, Minggu (13/4/2025).
Awalnya, Indonesia mendapatkan alokasi kuota petugas haji sebesar 1% atau 2.210 orang dari total kuota jemaah haji Indonesia sebanyak 221.000 orang. Namun, setelah melalui pembahasan, Arab Saudi menyetujui penambahan kuota sebesar 1% lagi atau 2.210 petugas.
"Tambahan ini akan kami optimalkan untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji," tegasnya.
Nasaruddin menjelaskan bahwa sejak awal, Kementerian Agama telah menyampaikan pentingnya penambahan petugas haji.
Kehadiran mereka dinilai krusial dalam mendukung kelancaran ibadah haji, termasuk membantu jemaah dan meringankan tugas petugas Arab Saudi.
"Dari sisi psikologis, petugas Indonesia akan mempermudah jemaah karena tidak ada kendala bahasa dan perbedaan budaya," jelasnya.
Hilman Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, menambahkan bahwa kuota tambahan akan segera dialokasikan ke berbagai pos layanan.
Saat ini, petugas yang mendampingi jemaah dalam penerbangan (kloter) baru berjumlah tiga orang per kloter, padahal biasanya lima orang.
Puncak Armuzna 2026 Agar Berjalan Efektif dan Maksimal, Petugas yang Sudah Berhaji Langsung Diberangkatkan ke Mina
Pengelolaan Haji Harus Bersih dari Praktik Korupsi. Wamenhaj Dahnil: Tangkap Saja Siapa Pun yang Masih Berusaha Melakukan Praktik Rente dan Korupsi
Buka TOT Fasilitator PPIH 2026. Menhaj: Petugas Haji Adalah Perpanjangan Tangan Negara dan Presiden Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Jamaah
HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026
Gelar Upacara HAB ke-80, Kanwil Kemenag Jateng Komitmen Perkuat Pengabdian dan Kerukunan Serta Kualitas Layanan