Minggu, 26 Juli 2026

Mantan Aktivis 98 Ajak Mahasiswa Turun ke Jalan Gulingkan Jokowi: Kekuasan Ini Harus Segera Usai

Arie - Senin, 22 Januari 2024 11:00 WIB
Mantan Aktivis 98 Ajak Mahasiswa Turun ke Jalan Gulingkan Jokowi: Kekuasan Ini Harus Segera Usai
suara.com
Mantan Aktivis 98 Ajak Mahasiswa Turun ke Jalan Gulingkan Jokowi: Kekuasan Ini Harus Segera Usai

digtara.com - Sejumlah mantan aktivis 98 mengajak para mahasiswa Indonesia untuk menggelar aksi bersama menurunkan rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai telah menimbulkan persoalan-persoalan baru di masyarakat.

Baca Juga:

Salah seorang aktivis 98, Tendry Masengi mengaku saat ini dirinya geram melihat cara kepemimpinan Jokowi yang dinilai tidak melahirkan kebijakan tidak pro rakyat.

Jokowi, lanjut Tendry, dianggap telah mengebiri demokrasi yang dibangun dengan memuluskan langkah putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto.

"Semua persoalan sudah berlalu, MK dihabisi, kemudian demokrasi dikebiri. Pertanyaannya kita mau ngapain? Apakah menerima Pemilu sebagai jalan keluar dan pemberi harapan-harapan palsu atau tidak, bergantung di forum ini," kata Tendry dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/1/2024).

"Bergantung kepada komando adik-adik mahasiswa. Apakah kita marah atau kita hanya mengeluarkan amarah sebatas di ruangan ini atau kita mempraktikkan ke jalan-jalan yang ada di Jakarta atau kota kalian masing-masing," tambahnya.

Bagi seorang aktivis, pemakzulan tidak ada dalam ruang konstitusi, Mahkamah Konstitusi, dan ruang DPR. Namun pemakzulan oleh seorang aktivis dilakukan di jalanan.

"Terserah kalian memilih jalan mana, di Semanggi, Gatsu terserah. Kita harus memberikan peringatan terakhir untuk kekuasaan zalim di negeri ini. Jadi kami menunggu undangan kalian kita aksi di mana," bebernya.

Tendry juga mengutip perkataan tokoh Politik Romawi, Julius Caesar yang menyatakan jika seorang harus melawan hukum, maka pastikan untuk melawan kekuasaan yang korup.

"Jika kalian harus melanggar hukum, pastikan kalian melawan kekuasaan yang korup. Jadi kalau hari ini kita turun ke jalan dan kita memilih resiko dipenjara, mati terluka itu karena kita sadar, kita sedang melawan kekuasaan yang korup," tuturnya.

Tendry mengaku dirinya merasa terpanggil untuk kembali melakukan aksi seperti tahun 1998, di mana ia dan mahasiswa lainnya bisa menggulingkan rezim orde baru.

"Saya terharu ketika kalian bergerak di 899 kampus, kami merasa terpanggil untuk bersama kalian. Kekuasan ini harus segera usai," imbuhnya.

Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sampaikan Sejumlah Tuntutan Atas Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PMKRI-DPRD TTU Teken Nota Kesepahaman Bersama

Sampaikan Sejumlah Tuntutan Atas Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PMKRI-DPRD TTU Teken Nota Kesepahaman Bersama

Mahasiswa Geruduk Kejari Binjai, Dugaan Suap Honorer Dishub Seret Nama Sekda Chairin Simanjuntak

Mahasiswa Geruduk Kejari Binjai, Dugaan Suap Honorer Dishub Seret Nama Sekda Chairin Simanjuntak

Elemen Mahasiswa Dan Warga Di Ende Demo Tolak Penggusuran Bangunan Di Pesisir Pantai

Elemen Mahasiswa Dan Warga Di Ende Demo Tolak Penggusuran Bangunan Di Pesisir Pantai

Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan

Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan

Rinto Subekti: Empat Pilar Kebangsaan Sebagai Fondasi Utama Menuju Indonesia Emas 2045

Rinto Subekti: Empat Pilar Kebangsaan Sebagai Fondasi Utama Menuju Indonesia Emas 2045

Rinto Subekti Ajak Masyarakat Teruskan Estafet Perjuangan Pahlawan dengan Jaga Persatuan

Rinto Subekti Ajak Masyarakat Teruskan Estafet Perjuangan Pahlawan dengan Jaga Persatuan

Komentar
Berita Terbaru