Sabtu, 30 Agustus 2025

Harimau Mengamuk di Tapsel, Lima Ekor Sapi Warga Diserang

- Kamis, 28 November 2019 09:01 WIB
Harimau Mengamuk di Tapsel, Lima Ekor Sapi Warga Diserang

digtara.com | BATANGTORU – Sebanyak lima ekor sapi milik warga di Kecamatan Batangtoru, diserang harimau dalam beberapa hari terakhir. Tepatnya di Dusun Sipincur, Desa Perkebunan Hapesong, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, diserang harimau dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga:

Kapolsek Batang Toru, AKP Daulat Harahap membenarkan insiden tersebut. Ia mengaku sapi ternak masyarakat banyak yang hilang, mati atau sekarat diduga akibat serangan harimau.

Pada Selasa 26 November 2019, diterima laporan masyarakat ada bangkai seekor sapi atau lembu milik Sudir, warga Perkebunan Hapesong. Informasi itu menyebutkan kalau kondisi sapi tersebut mulai membusuk dan diperkirakan sudah mati sejak empat hari sebelumnya.

Kecurigaan warga bertambah setelah pada Rabu 27 November 2019 kemarin, sebanyak empat ekor sapi ditemukan lagi dalam kondisi mati. Sementara dua ekor lainnya terluka hebat semacam dicabik-cabik.

Dugaan bahwa hewan ternak itu menjadi korban serangan harimau semakin menguat. Itu karena di berapa titik dimana sapi-sapi itu tergeletak ditemukan jejak mirip tapak harimau.

“Satu ekor sapi lainnya sampai saat ini belum berhasil ditemukan. Sedangkan satu dari dua ekor anak sapi yang kondisinya dalam keadaan sekarat sudah disembelih warga,” kata Daulat.

Pascaperistiwa itu pihak Kepolisian Sektor Batang Toru bersama Danramil 01 Batangtoru Kapten CZI Pahlawan Nasution pada Rabu siang sudah tiba di Dusun Sipincur Desa Perkebunan Hapesong.

“Dari laporan masyarakat, keempat sapi ternak yang diduga menjadi korban keganasan harimau tersebut milik warga bernama Supadi warga Dusun Sipincur,” ujarnya.

Tim BKSDA Kabupaten Tapanuli Selatan, kata Daulat, juga sudah turun langsung memantau lokasi yang rencananya akan dipasang video trap untuk memantau keberadaan raja hutan tersebut.

“Pihak Kepolisian dan BKSDA sudah mengimbau masyarakat dan karyawan PTPN III Kebun Hapesong untuk tiga hari ke depan agar waspada dan tidak melintasi lokasi matinya lembu tersebut,” kata Daulat.

[ANT/AS]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru