Toko dan 10 Kamar Kost di Soe-TTS Terbakar
digtara.com -Sebuah toko dan 10 kamar kost di kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT terbakar pada Sabtu (25/10/2025).
Baca Juga:
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.
Sejumlah barang dagangan, barang pribadi milik penghuni kost serta beberapa sepeda motor ikut terbakar.
Baca Juga:Taksasi kerugian mencapai miliaran rupiah.
Sabtu, 25 Oktober 2025 sekitar pukul 06.30 wita masyarakat sekitar Toko Gardena melihat asap keluar dari bangunan kos-kosan di belakang Toko Gardena.
Selang beberapa saat api semakin membesar dan membakar bangunan kos-kosan.
Bantuan pemadaman juga datang dari pihak kepolisian yang menggunakan kendaraan AWC dan mobil Damkar serta mobil tangki kendaraan pribadi dari Toko Gardena.
Api kemudian berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.00 Wita.
Baca Juga:Dugaan api berasal dari belakang kos milik Sulistia Ari dan Afi serta api merambat dengan cepat ke kamar yang berdampingan hingga menghanguskan 10 unit kamar kontrakan/kos dan merambat sampai ke bangunan Utama Toko Gardena.
Api pun merambat hingga membakar kamar mushola dari bangunan toko gardena.
Pada saat kebakaran terjadi sebagian penghuni kos tidak berada di kediamannya dan sementara beraktivitas di luar.
Namun untuk memastikan penyebab kebakaran maka perlu pemeriksaan dari Labfor Bareskrim Polri.
Di toko Gardena sendiri, kebakaran melanda tempat parkir yang berisi satu tangki air, satu buah sepeda motor Honda Beat, satu buah generator dan satu bangunan gudang yang bersisi peralatan mesin dan kardus bekas.
Baca Juga:Bowo yang menghuni kamar kost nomor 1 diperkirakan mengalami kerugian Rp 100.000.000 karena sejumlah alat elektronik dan perlengkapan rumah tamgga seperti pakaian dan lemari ikut terbakar.
Budiwarman, penghuni kamar nomor 2 mengalami kerugian Rp 300.000.000 karena perabot rumah, dokumen penting, uang tunai dan perabotan dapur tidak bisa diselamatkan.
Alihrohwan yang menempati kamar kost nomor 3 mengalami kerugian hingga Rp 130 juta karena sepeda motor honda beat, barang dagangan pakaian, peralatan elektronik, surat penting dan buku-buku terbakar.
Seluruh barang dagangan, perabotan rumah tangga, peralatan dapur, pakaian, peralatan elektronik, surat penting dan uang ikut terbakar. Taksasi kerugian yang dialami mencapai Rp 100 juta.
Solikin Layin yang menempati kamar nomor 5 mengalami kerugian hingga Rp 100 juta.
Baca Juga:Satu unit sepeda motor honda PCX, perabotan rumah, barang jualan, pakaian, uang, surat penting dan buku-buku ikut hangus
Ahmad Khoirun Navik yang tinggal di kamar nomor 6 mengalami kerugian Rp 70.000.000 karena perabotan rumah, brang belanjaan, perhiasan, uang, BPKB dan surat-surat penting juga terbakar.
Afiranza yang menghuni kamar nomor 8 mengalami kerugian Rp 100 juta karena perabotan rumah, barang jualan, surat penting dan perabotan rumah ikut terbakar.
Sedangkan Sulistia Ari di kamar nomor 9 mengalami kerugian Rp100.000.000.
Baca Juga:Hal yang sama dialami Slamet penghuni kamar nomor 10 mengalami kerugian Rp 100.000.000.
Perabotan rumah, barang jualan, surat penting, peralatan dapur, buku, TV dan peralatan rumah lainnya ikut terbakar.
Kapolda NTT Salurkan Bantuan Dua Ton Beras, Ratusan KK di Amanuban Timur-TTS Juga Jadi Sasaran
Pick Up Terbalik di TTS, Dua IRT Meninggal Dunia dan Sembilan Warga Terluka
Empat Kapal Wisata di Labuan Bajo Terbakar
Sopir di TTS Mengaku Suguhkan Miras Pada Balita Hanya Sekedar Candaan
Tim Satgas Sapu Bersih Polres TTS Pantau Harga Sembako di Pasar Inpres SoE