Terseret Banjir, Warga Takari-Kupang dan Petugas Koperasi Ditemukan Meninggal Dunia
Namun belum sampai naik di daratan, kedua korban sudah hanyut terbawa arus sungai.
Baca Juga:
Melihat kejadian tersebut maka Jitro cs memberitahukan kejadian tersebut kepada warga masyarakat sekitar.
Masyarakat desa Hueknutu memberikan informasi kepada anggota Polsek Takari.
Anggota jaga polsek Takari ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan petugas medis Puskesmas Huebunif.
Pada Rabu malam saat anggota jaga tiba di TKP, ternyata korban Godlief Babnesi sudah ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia.
Lokasi terbawa banjir sampai dengan lokasi korban Godlief ditemukan sekitar 1 kilometer.
Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh petugas medis Puskesmas Hiebunif dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan maka keluarga korban menerima kematian korban sebagai musibah.
Jenazah korban Godlief dikembalikan kepada keluarga serta dibuatkan surat pernyataan penolakan otopsi.
Kemudian anggota Polsek Takari dibantu warga melakukan pencarian terhadap korban Melany.
Kamis subuh, Melany ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sungai dusun Tuapisa, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.
Jarak tempat terbawa banjir sampai dengan TKP korban Melany ditemukan sekitar 10 kilometer.
Korban Melany dibawa ke Puskesmas Takari untuk pemeriksaan luar oleh dokter dan petugas medis.
Setelah dilakukan pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
Keluarga korban menerima kematian korban sebagai musibah. Jenazah dikembalikan kepada keluarga serta dibuatkan surat pernyataan penolakan otopsi.
Telkomsel Jaga Konektivitas Flores Usai Gempa, Paket Darurat Rp1 Dapat 3 GB Internet
Ditpolairud Polda NTT Salurkan Tujuh Ton Bantuan Air Bersih Bagi Warga Reok-Manggarai
Relawan Meninggal Dunia Saat Antar Bantuan Kemanusiaan ke Lokasi Gempa di Manggarai Timur
Kapolda NTT Bantu Bangun Kembali Masjid Di Mbay-Nagekeo Pasca Gempa
Umat Muslim Polresta Kupang Kota Doakan Korban Gempa Flores