Gempa Guncang Kupang, Rumah Warga Roboh Rata Tanah
digtara.com - Gempa dengan magnitudo 6,3 mengguncang Kota Kupang, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (2/11/2023) pukul 05.04 Wita.
Baca Juga:
- Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Polresta Kupang Kota Bakal Tindak Tegas Oknum Yang Melanggar Hukum
- Jemaah Umroh Asal NTT Diminta Tunda Agenda Umroh Saat Konflik Timur Tengah Menguat
- Awal Pekan Bulan Maret, Kapolresta Kupang Kota dan Para Kapolsek Jadi Inspektur Upacara di Sejumlah Sekolah di Kota Kupang
Sejumlah fasilitas perkantoran dan rumah warga dilaporkan rusak. Seperti yang dialami Nehemia Ndun warga Desa Honuk, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang yang rumahnya rata dengan tanah.
Kepala Desa Honuk Mateos Nainel membenarkan hal itu.
"Ya benar. Kondisinya rata dengan tanah," jelasnya saat dikonfirmasi wartawan.
Menurut Mateos Nainel, di desa yang ia pimpin hanya rumah milik Nehemia saja yang terdampak. Sementara bangunan gereja, sekolah, posyandu, kantor desa dan fasilitas umumnya lainnya dipastikan aman.
"Hanya satu rumah saja yang terdampak, fasilitas umum lainnya masih aman," katanya.
Mateos Nainel mengaku, kerugian yang dialami oleh Nehemia Ndun diperkirakan mencapai Rp 25.000.000. Sebab, sejumlah barang dalam rumah seperti lemari, perabot rumah, kursi dan tempat tidur rusak total.
Setelah kejadian itu, dia langsung memimpin warganya untuk membangun rumah darurat agar Nehemia dan keluarganya bisa berlindung.
"Kami sudah melakukan pendataan. Untuk rumah yang rusak saya dengan warga sudah bangun rumah darurat," ungkap Mateos Nainel.
Nehemia mengaku saat kejadian dia sedang tidur lelap. Dia kaget ketika rumahnya roboh sehingga langsung berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
"Saya sama sekali tidak sadar karena sedang nyenyak. Saya baru sadar ketika rumah sudah roboh," ceritanya dalam bahasa Dawan Timor.
Beruntungnya malam itu Nehemia Ndun tidur sendirian. Istri dan sejumlah anaknya tidur di dapur sehingga bila saat itu mereka semua tidur dalam rumah tersebut, maka dipastikan ada yang mengalami luka-luka.
Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Polresta Kupang Kota Bakal Tindak Tegas Oknum Yang Melanggar Hukum
Jemaah Umroh Asal NTT Diminta Tunda Agenda Umroh Saat Konflik Timur Tengah Menguat
Awal Pekan Bulan Maret, Kapolresta Kupang Kota dan Para Kapolsek Jadi Inspektur Upacara di Sejumlah Sekolah di Kota Kupang
Residivis Pelaku Penikaman di Kupang Diamankan Resmob Polda NTT, Polsek Maulafa Gelar Perkara
Jatanras Polresta Kupang Kota Bekuk Komplotan Pencuri Sparepart Kendaraan