Rabu, 04 Maret 2026

Jorge Lorenzo ‘Redup’ di Musim Balap 2019

- Rabu, 21 Agustus 2019 23:05 WIB
Jorge Lorenzo ‘Redup’ di Musim Balap 2019

Digtara.com | LONDON – Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, justru gagal bersinar di musim balap 2019 ini. Berstatus sebagai juara dunia MotoGP sebanyak tiga kali. Alih-alih ikut bersaing dalam perebutan gelar juara, pada faktanya Lorenzo malah harus berkutat dengan cedera.

Baca Juga:

Bayangkan, dari 11 balapan yang telah dilangsungkan musim ini, pembalap berjuluk X-Fuera itu tercatat baru mentas di tujuh seri. Adapun dalam tujuh seri tersebut Lorenzo tak pernah finis di jajaran 10 besar. Sementara itu, pada empat seri lainnya Lorenzo harus absen karena masuk ruang perawatan.

Menurut Pimpinan Proyek Honda Racing Corporation (HRC), Takeo Yokoyama, faktor yang membuat Lorenzo gagal dalam kejuaraan MotoGP 2019 bukanlah cedera. Menurutnya, Lorenzo gagal bersinar karena belum bisa beradaptasi dengan motor balap Honda.

“Sulit bagi Jorge sejak awal. Dia cedera di musim dingin dan karenanya tidak punya cukup waktu untuk melakukan persiapan dengan motor. Ketika dia mulai merasa lebih baik di atas motor, dia mengalami beberapa kecelakaan dan cedera lainnya,” ujar Yokoyama, melansir dari Speedweek.

“Kendati begitu, kegagalannya adalah karena gaya mengemudinya. Kami menduga dia tidak mudah untuk beradaptasi dengan motor Honda. Kami juga tahu bahwa tidak mudah untuk menyesuaikan diri dengan motor. Ada juga beberapa cedera. Setiap kali dia mulai merasa lebih nyaman di atas motor, sebuah kemalangan terjadi,” lanjut Yokoyama.

Sejak gelaran MotoGP 2019 memasuki paruh kedua musim kompetisi, Lorenzo belum sekalipun melaju di lintasan. Akan tetapi, pembalap asal Spanyol itu diyakini bakal tampil dalam gelaran MotoGP Inggris 2019 yang dihelat akhir pekan ini karena kondisinya sudah membaik.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru