Menpora Surati FIFA, Desak Israel Dikeluarkan dari Semua Kompetisi Internasional
Baca Juga:
Desakan ini muncul setelah tewasnya tiga tokoh olahraga Iran—Ali Moradi (pesepak bola), Alireza Khalaj (pemain futsal), dan Mohammad Asadi (wasit)—yang menurut pemerintah Iran menjadi korban agresi militer Israel dalam konflik yang tengah memanas di kawasan tersebut.
Dalam surat tersebut, Donyamali menuding bahwa kehadiran Israel di pentas sepak bola internasional merupakan bentuk legitimasi terhadap tindakan yang merenggut nyawa para atlet.
"Bagaimana FIFA, sebagai organisasi yang menjunjung perdamaian dan hak asasi manusia, bisa diam saat atlet dan wasit kami menjadi korban kebrutalan?" tulis Donyamali, seperti dikutip dari Varzesh3, Rabu (25/6/2025).
Lebih lanjut, ia mendesak FIFA untuk bersikap konsisten sebagaimana yang dilakukan terhadap Rusia, yang dibekukan dari semua kompetisi setelah invasi ke Ukraina, serta Yugoslavia saat terjadi konflik Balkan.
"Jika FIFA gagal mengambil sikap terhadap Israel, itu adalah bentuk standar ganda," tegasnya.
Ini bukan kali pertama seruan boikot terhadap Israel mencuat di dunia olahraga. Namun, surat resmi Iran dengan rujukan langsung kepada korban dari dunia sepak bola memberikan tekanan baru bagi FIFA.
Kini, FIFA berada di tengah dilema. Di satu sisi, badan sepak bola dunia itu selalu menolak campur tangan politik dalam olahraga. Namun di sisi lain, mereka tak bisa mengabaikan tekanan dari negara-negara Timur Tengah yang mendukung langkah Iran.
Konflik Israel-Iran yang terus memanas juga telah memberi dampak global, termasuk lonjakan harga minyak dunia, serta sorotan internasional terhadap stabilitas kawasan.
John Herdman Dikontrak Timnas Indonesia hingga 2030, Target Tembus Piala Dunia
BWI Kota Semarang Gencarkan Pendataan dan Pemutakhiran Wakaf, Target 750 Titik Tahun Ini
Hasil Undian Grup Piala Dunia 2026: Brasil, Argentina, Jerman hingga Inggris Tempati Grup Unggulan
Kemenhaj Dorong UMKM Lokal Terlibat Dalam Pemenuhan Konsumsi Haji 2026
Mati Mesin, Sembilan Penumpang Kapal Phinisi Dievakuasi Dalam Keadaan Selamat