Maratua Simanjutak: Pengurus MUI “Haram” Merokok

Sabtu, 17 September 2022 12:52
int
Maratua Simanjutak.

digtara.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, Dr H Maratua Simanjuntak menegaskan, seluruh pengurus MUI di Sumatera Utara “diharamkan” merokok.

Karena persoalan ini dinilai urgen.

“Larangan ini juga salah satu hasil Musyawarah Kerja MUI Sumut baru-baru ini di Kota Parapat, dan baru MUI Kota Medan yang merespon,” ujar Maratua saat membuka Mukerda II MUI Kota Medan, Sabtu (17/9/2022) di Woong Rame Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai.

Pertimbangan larangan merokok bagi pegurus MUI diseluruh tingkatan, lanjut Maratua, bahwa pengurus MUI mengemban amanah sebagai ulama.

Baca: Pertamini Terbakar di Deliserdang, Diduga dari Puntung Rokok saat Pengisian BBM

“Al ulama waratsatul anbiya yang berarti ulama adalah pewaris para Nabi. Artinya sebagai pewaris nabi harus mampu menjadi panutan. Inilah salah satu pertimbangan larangan merokok bagi seluruh pengurus MUI di Sumut,” ujar Maratua seraya mengimbau agar pesan ini sampai hingga ke tingkat kecamatan.

Menurut Maratua Simanjuntak, Nabi SAW merupakan ciptaan Allah SWT yang terbaik di Bumi.

Maka, ahli waris mereka haruslah yang terbaik dari ciptaan setelah mereka.

Mereka adalah ulama, dan sudah diketahui dengan baik bahwa warisan berpindah dari pewaris ke ahli waris secara langsung yang menempati posisi setelahnya.

“Sebagai penerima warisan haruslah mampu mengemban amanah dengan baik dan harus menjadi suri taualdan bagi umat,” ujarnya.

Terkait Mukerda, Maratua menyampaikan tema Mukerda II MUI Kota Medan sangat tepat yakni, organisasi yang kuat, manajemen yang benar, adminitrasi yang tertib, serta kerja yang tekun, niat yang ikhlas, hanya dengan itu kita dapat menyahuti dan menjawab harapan dan kebutuhan umat.

Laman: 1 2

Berita Terkait