Hamil 7 Bulan Pacar Tak Mau Tanggungjawab, Siswi SMP di Kupang Lapor ke Polisi

Kamis, 19 Mei 2022 09:22
Seorang mahasiswi di Kupang dihamili pelajar SMA yang dikenalnya lewat facebook (ilustrasi/ist)

digtara.com – Kasus dugaan tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur terjadi lagi di Kabupaten Kupang, NTT. Siswi SMP Kupang Lapor Polisi

Seorang siswi sebuah SMP di Kabupaten Kupang mengaku disetubuhi berulang kali oleh pacarnya.

Akibatnya, siswi ini hamil dan saat ini usia kandungan sudah memasuki tujuh bulan.

Korban kemudian mengadukan kasus ini ke polisi di Polres Kupang. Laporan kasus persetubuhan anak dibawah umur ini tertuang dalam laporan polisi nomor LP/B/112/V/2022/SPKT/Polres Kupang /Polda NTT.

Baca: Orangtua Jadi TKI ke Malaysia, Bocah SD di Kupang Malah Dihamili Pamannya

Korban YI (13), warga Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang ini mengaku disetubuhi pada bulan September dan Oktober 2021 lalu.

Korban mengaku disetubuhi JTh alias Jems (18), warga Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.

Ia mengaku kalau pada bulan September 2021, korban disetubuhi pelaku di rumah korban di Kelurahan Sulamu, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.

Baca: Sandiaga Uno Didukung Milenial dan Pegiat UMKM di Kupang Jadi Capres 2024

Sementara pada bulan Oktober 2021, korban disetubuhi di rumah pelaku Jems di Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.

NYI (52), ibu kandung korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Kupang karena pelaku enggan bertanggungjawab atas kehamilan korban.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait