Pasien Covid-19 Bertambah, Kapolres Alor Optimalkan Kampung Tangguh
digtara.com – Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali masuk zona merah atau berisiko tinggi penyebaran virua Covid-19. Mengantisipasi hal ini, Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas SIK akan mengoptimalkan Kampung Tangguh.
Baca Juga:
Berdasarkan data dari gugus tugas percepatan penanganan covid 19 kabupaten Alor saat ini, jumlah total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Alor mencapai 43 orang .
Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas SIK, didampingi Dandim 1622 Alor Lekol Inf. Supyan Munawas, S.Ag, menggelar rapat terbatas tentang mengoptimalkan konsep Kampung Tangguh di dua tempat yaitu di Kelurahan Kalabahi kota dan Kelurahan Mutiara, Sabtu Siang (23/1/2021).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten 3 Melkisedek Belly SSos, Kadis BNPB Christina Belly ST, Camat Teluk Mutiara Ridwan Nampira SSos, Direktur RSUD kalabahi dr Ketut Indrajaya, Kasat Binmas Polres AKP I md Dharma, Pasi Ter Dim 1622/Alor Kapt Inf Samuel Ulle, Serka Nathan Laan, Sertu Latif Bensulu, Brigpol Bambang, Brigpol Suratman dan Lurah Mutiara.
“Mari kita jadikan Kampung Tangguh PATOLA berfungsi sebagai kuratif atau pengendalian penyebaran Covid agar tak semakin meluas,†kata Kapolres Alor dalam pertemuan di Aula Bhara Daksa Polres Alor.
Menurut Kapolres Alor, salah satu fungsi pendirian kampung Tangguh ini menjadi sarana kebersamaan dan semangat gotong royong untuk membendung virus Corona.
Pihaknya terus mengoptimalkan keberadaan kampung tangguh mengedukasi masyarakat agar disiplin mematuhi protokol kesehatan.
Pada kesempatan tersebut juga Kapolres Alor mengambil teori Perang Sun Tzu dengan menilai situasi yang dilakukan atas dasar lima kriteria, yakni jalan (tao), iklim, medan, komando, dan aturan.
“Untuk mengetahui siapa musuhmu, kamu harus menjadi seperti mereka dan artinya ketahui seperti apa dirimu sendiri dan kamu akan memenangkan segala situasi,” tandas Kapolres Alor.
Saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19 di gelombang kedua ini sehingga semua pihak bisa sama- sama saling bersinergi antara pemerintah, kelurahan, ataupun Desa juga dengan masyarakat dan aparat yang ada. Diharapkan masyarakat akan lebih sadar akan protokol kesehatan.
Foto : Kapolres Alor saat menggelar pertemuan mengaktifkan kampung tangguh di Kabupaten Alor
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional
Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan