Polresta Kupang Kota-Satpol PP Patroli Hingga Subuh Beri Himbauan Kamtibmas
digtara.com -Aparat keamanan dari Polresta Kupang Kota bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kupang menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) gabungan untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), khususnya pada malam akhir pekan hingga dini hari.
Baca Juga:
Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel pengecekan yang dipimpin Kabag Ops Polresta Kupang Kota.
Tim gabungan bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan dan lokasi yang menjadi sasaran patroli, mulai dari Mako Polresta Kupang Kota di Jalan Frans Seda, Jalan Thamrin, Jalan Fetor Foenay, Jalan W.J. Lalamentik, Jalan El Tari, Jalan Timor Raya, Pantai Tedys di Jalan Ikan Tongkol, hingga Jalan Jenderal Soeharto kawasan perempatan Polda NTT.
Petugas memberikan himbauan humanis kepada sejumlah pemuda yang berkumpul di kios pinggir Jalan Timor Raya dan kawasan Pantai Tedys agar tetap menjaga ketertiban, serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Petugas juga memberikan himbauan di lokasi pesta ulang tahun di Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak.
Baca Juga:Tum gabungan juga membubarkan sekelompok remaja yang berkumpul di depan sekolah NCIPS Kupang, Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa, guna mengantisipasi potensi terjadinya gangguan Kamtibmas.
Kegiatan KRYD berakhir pada Minggu (11/10/2026) pukul 03.00 Wita. Patroli ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas, terutama pada malam Minggu ketika aktivitas masyarakat meningkat.
Jadi Inspektur Upacara, Kapolsek Kota Lama Sampaikan Sejumlah Pesan Kamtibmas Bagi Siswa SMPN 16 Kupang
Polisi dan Tim Terpadu di Sumba Barat Daya Pantau Pelayanan BBM di SPBU
Aksi Pemalakan di Sumba Barat Daya Sering Terjadi Bahkan Anggota Jadi Korban, Polisi Langsung Bekuk Pelaku
Sempat Minta Dibuatkan Kopi, Petani di TTS Ditemukan Tewas Tergantung Pada Pohon Asam
Sempat Utarakan Niat Menikah Lagi Pada Istrinya, Pria di Kabupaten Sikka-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri