Senin, 12 Oktober 2026

Aksi Pemalakan di Sumba Barat Daya Sering Terjadi Bahkan Anggota Jadi Korban, Polisi Langsung Bekuk Pelaku

Imanuel Lodja - Senin, 12 Oktober 2026 10:30 WIB
Aksi Pemalakan di Sumba Barat Daya Sering Terjadi Bahkan Anggota Jadi Korban, Polisi Langsung Bekuk Pelaku
ist
Pelaku pemalakan saat diamankan polisi di Polres Sumba Barat Daya

digtara.com -Aksi pemalakan liar sering terjadi di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT dan meresahkan warga masyarakat.

Baca Juga:

Pemalakan ini bahkan menimpa seorang anggota Polri yang bertugas di Polsek Kodi, Polres Sumba Barat Daya.

Kali ini Dolfinus Djawa Bora (40), anggota Polsek Kodi, Polres Sumba Barat Daya dipalak saat sedang mengendarai kendaraan dan hendak pulang pada Sabtu (10/10/2026).

Dolfinus dipalak saat melintas di jalan rusak di wilayah Bondo Kahele, Desa Waiholo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Aksi pemalakan liar terhadap korban ini sempat mengakibatkan terjadinya keributan antara korban dengan pelaku.

Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku RRD alias Ruben (38), warga Kampung Malimbi, Desa Waiholo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Baca Juga:
Korban mengendarai mobil Daihatsu Terios bersama istrinya Maria Kapi (35). Mereka dari Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya menuju Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat

Sesampainya di jalan rusak, tepatnya di tanjakan Bondo Kahele, Desa Waiholo, Kecamatan Kodi Utara, korban melihat ada dua kendaraan dump truk pengangkut pasir sedang berhenti di depannya korban dan ada pelaku di samping sopir.

Beberapa saat kemudian, dua kendaraan tersebut meninggalkan pelaku. Kemudian korban pun memajukan kendaraan korban dan pelaku langsung menahan korban sambil meminta uang Rp 20 ribu.

Korban langsung berhenti dan bertanya kepada pelaku siapa yang menyuruh pelaku minta uang dan pelaku beralasan untuk jasa karena ia sudah meratakan jalan berlubang.

Korban turun dari mobil dan memberikan rokok satu batang kepada pelaku sambil mengatakan kalau korban tidak mempunyai uang dan hanya ada rokok.

Akan tetapi pelaku ngotot meminta uang dan mengaku tidak butuh rokok.

Korban marah kepada pelaku dengan mengatakan kalau ia polisi di Polsek Kodi dan menanyakan aksi pemalakan oleh pelaku.

Karena korban mengaku polisi maka pelaku mengijinkan korban dan istrinya lewat.

Korban langsung melaporkan kepada pimpinan melalui WhatsApp group personil Polres Sumba Barat Daya.

Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus K. Sanam, SH memerintahkan tim URC Polres Sumba Barat Daya untuk langsung ke lokasi kejadian berkolaborasi dengan tim Polsek Kodi Utara mendatangi TKP dan mengecek, mencari serta mengamankan terduga pelaku.

Baca Juga:
Tim berhasil mengamankan terduga pelaku/terlapor di TKP dan selanjutnya terduga pelaku langsung dibawa ke Unit Pidum Sat Reskrim Polres Sumba Barat Daya untuk dimintai keterangannya.

"Jika terpenuhi unsur pidana maka terlapor/pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku," ujar Kasat Reskrim pada akhir pekan lalu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polisi dan Tim Terpadu di Sumba Barat Daya Pantau Pelayanan BBM di SPBU

Polisi dan Tim Terpadu di Sumba Barat Daya Pantau Pelayanan BBM di SPBU

Polresta Kupang Kota-Satpol PP Patroli Hingga Subuh Beri Himbauan Kamtibmas

Polresta Kupang Kota-Satpol PP Patroli Hingga Subuh Beri Himbauan Kamtibmas

Sempat Minta Dibuatkan Kopi, Petani di TTS Ditemukan Tewas Tergantung Pada Pohon Asam

Sempat Minta Dibuatkan Kopi, Petani di TTS Ditemukan Tewas Tergantung Pada Pohon Asam

Sempat Utarakan Niat Menikah Lagi Pada Istrinya, Pria di Kabupaten Sikka-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Sempat Utarakan Niat Menikah Lagi Pada Istrinya, Pria di Kabupaten Sikka-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Siswa SMK di Alor-NTT Tewas Terkena Panah Saudara Sepupunya

Siswa SMK di Alor-NTT Tewas Terkena Panah Saudara Sepupunya

Curi di Lasiana-Kota Kupang, Diamankan di Kupang Tengah-Kabupaten Kupang

Curi di Lasiana-Kota Kupang, Diamankan di Kupang Tengah-Kabupaten Kupang

Komentar
Berita Terbaru