Hargai Proses Hukum Atas Kasus Kehilangan Uang Dalam Rekening, Bank NTT Sampaikan Permohonan Maaf Pada Nasabah
digtara.com -Pimpinan Bank NTT menyampaikan permohonan maaf atas hilangnya uang nasabah pada rekening bank NTT.
Baca Juga:
Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT, Rahmat Saleh yang dikonfirmasi pada Kamis (8/10/2026) mengemukakan hal tersebut.
"Pada prinsipnya, Bank NTT memberikan perhatian serius terhadap setiap pengaduan nasabah, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dana dan transaksi perbankan," ujar Rahmat Saleh.
Terkait persoalan tersebut, pihaknya akan segera menindaklanjuti pengaduan ini sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku di Bank NTT, termasuk melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap transaksi yang dipersoalkan, sehingga dapat diketahui secara jelas kronologinya di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Baun.
Mewakili direksi, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut dan terjadi pada nasabah bank NTT.
Baca Juga:"Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada nasabah atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang dialami dalam melakukan transaksi perbankan," tambahnya.
"Bagi kami, keamanan dana, kenyamanan bertransaksi, dan kepercayaan nasabah merupakan prioritas utama yang harus senantiasa dijaga," ujarnya.
Pihaknya juga terbuka menerima semua masukan dari nasabah dan warga masyarakat.
"Secara pribadi, saya sebagai Direktur Operasional Bank NTT juga terbuka dan siap menerima serta bertemu langsung dengan nasabah yang bersangkutan, untuk mendengarkan pengaduan dan penjelasan secara langsung. Kami ingin memastikan bahwa setiap keluhan nasabah mendapatkan perhatian dan penanganan yang baik," tandas Rahmat Saleh.
Disebutkan bahwa Bank NTT berkomitmen untuk menangani setiap pengaduan secara serius, objektif, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Noberta Amtiran, warga Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang melaporkan dugaan kejahatan perbankan yang dialami orang tuanya.
Ia kaget karena uang tabungan dalam rekening di bank NTT Cabang Pembantu (Capem) Baun berkurang hingga Rp 36,5 juta.
Orang tuanya Eklon Mikrianus Amtiran (68), warga Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang membuka rekening tabungan dan deposito di Bank NTT Capem Baun pada tahun 2022 lalu.
Saat itu Noberta mengarahkan agar orang tuanya menabung di bank NTT di Baun agar memudahkan orang tuanya menyimpan dan menarik uang untuk kebutuhan mereka.
Baca Juga:Ayahnya yang pensiunan guru kemudian menabung untuk tabungan biasa dan deposito termasuk uang pensiunan disimpan pada rekening Bank NTT Capem Baun.
Selama akhir tahun 2025, mereka tidak mengecek uang dalam rekening orang tua mereka.
Karena sang ayah sudah sakit-sakitan dan agak pikun maka buku rekening dan KTP dipegang oleh Noberta sambil rqjin menyetor tabungan untuk sang ayah.
Uang Puluhan Juta Raib dari Rekening, Nasabah Bank NTT Lapor Polisi
Security Bank NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri Dalam Rumah
Sempat Terkendala Cuaca, Tersangka Kepala Fungsional Bank NTT Riung Diserahkan ke Kejaksaan Negeri Ngada
Mantan Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho Jadi Tersangka Kasus Investasi MTN
Kasus Korupsi Kredit Bermasalah di Bank NTT 'Makan Korban', Mantan Kadiv dan Kasubdiv Kredit Jadi Tersangka