Tawuran Pelajar di Kota Kupang, SMKN 3 Kupang Diserang Siswa SMKN 2 dan SMKN 5 Kupang
digtara.com - Tawuran antar-pelajar terjadi di Kota Kupang pada Senin (28/9/2026) petang
Baca Juga:
Aksi ini diduga dilakukan siswa dari SMKN 2 Kupang dan SMKN 5 Kupang yang mendatangi serta melakukan penyerangan ke area SMKN 3 Kupang.
Aksi penyerangan tersebut berujung pada pengerusakan fasilitas sekolah serta menelan korban luka hingga dugaan kekerasan.
Akibat pelemparan batu dalam aksi penyerangan tersebut, kaca pada ruang Tata Usaha (TU) SMKN 3 Kupang pecah dan mengalami kerusakan.
Selain kerugian fisik bangunan sekolah, insiden ini menelan tiga orang korban dua orang siswi SMKN 3 Kupang yang mengalami tindakan kekerasan dan seorang petugas cleaning service SMKN 3 Kupang, mengalami luka di bagian kepala akibat terkena lemparan batu.
Baca Juga:Para korban langsung mendapatkan pendampingan medis serta penanganan visum et repertum.
Personel gabungan Polresta Kupang Kota dipimpin Kabag Ops Polresta Kupang Kota AKP Mesakh Yohanis Hetharie bersama Pamapta, Sat Samapta, Satpol PP, dan para guru bergerak cepat mendatangi lokasi sekitar pukul 15.30 WITA untuk membubarkan aksi massa dan mengendalikan situasi.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan belasan siswa yang diduga kuat terlibat dalam aksi penyerangan beserta dua unit kendaraan roda dua.
Seluruh siswa yang diamankan langsung digiring ke Mapolresta Kupang Kota untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas melalui Kabag Ops memberikan imbauan dan arahan tegas kepada pihak sekolah, para guru, serta para siswa SMKN 3 Kupang di lokasi kejadian.
Pihaknya memahami muncul rasa marah dan kecewa ketika sekolah atau rekan siswa diserang. Kabag Ops minta agar penyelesaian masalah ini diserahkan kepada aparat kepolisian.
"Namun saya tegaskan, jangan ada aksi balasan dengan tawuran. Jangan membawa senjata tajam, batu, atau benda berbahaya lainnya, serta jangan mudah terprovokasi oleh isu atau ajakan di media sosial. Percayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian," tegas Kabag Ops AKP Mesakh.
Guna mencegah konflik susulan, Polresta Kupang Kota mengambil langkah tegas dengan menerjunkan personel Sat Samapta untuk memperketat patroli di titik-titik rawan kumpul pelajar serta lingkungan sekolah pada jam pulang sekolah.
Selain itu, jajaran Bhabinkamtibmas dikerahkan untuk memperkuat koordinasi dengan Kepala Sekolah, para guru, wali kelas, serta orang tua murid guna memperketat pengawasan terhadap aktivitas para siswa.
Beredar Pesan Ajakan Tawuran Antar Pelajar SMP di Kota Kupang, Kapolresta Terjunkan Anggota ke Sekolah-Sekolah
Sesama Siswa SMKN 5 Kupang Saling Tawuran
Gagalkan Tawuran Antar Pemuda, Polres Alor Amankan Sejumlah Pemuda Dan Sajam
Tengah Malam, Dua Kelompok Pemuda di Kupang Terlibat Tawuran
Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran