Sabtu, 19 September 2026

Kasus Sengketa Lahan Berujung Bentrok Warga di Manggarai Barat Naik ke Tahap Penyidikan

Imanuel Lodja - Sabtu, 19 September 2026 07:55 WIB
Kasus Sengketa Lahan Berujung Bentrok Warga di Manggarai Barat Naik ke Tahap Penyidikan
ist
Polisi melakukan olah TKP dan pemeriksaan barang bukti
Penyidik menggunakan pasal berlapis, yakni kombinasi Pasal 262 ayat (1) dan ayat (2) KUHP juncto Pasal 521 ayat (1) KUHP juncto Pasal 20 huruf c dan huruf d KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun.

Baca Juga:

Pasca-peningkatan status ke penyidikan, Sat Reskrim Polres Manggarai Barat melengkapi administrasi penyidikan (mindik).

Pihaknya segera menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) serta melayangkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke pihak Kejaksaan.

"Kami segera menerbitkan Sprindik dan mengirimkan SPDP resmi kepada pihak Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, dengan tembusan yang disampaikan secara transparan kepada pihak pelapor maupun terlapor," jelas AKP Lufthi.

Dalam waktu dekat, para saksi dipanggil kembali untuk menjalani pemeriksaan formal dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Saksi tingkat penyidikan.

Penyidik juga tengah memproses penyitaan barang bukti secara resmi melalui penetapan Pengadilan Negeri Labuan Bajo.

Baca Juga:
Terkait penetapan calon tersangka (subjectum litis), Kasat menegaskan kepolisian tetap tunduk pada prosedur hukum formal.

"Untuk penetapan tersangka (subjectum litis), kami akan menggelar mekanisme gelar perkara khusus setelah seluruh BAP saksi dan penetapan penyitaan dari pengadilan rampung," tandas AKP Lufthi.

Peristiwa ini bermula dari bentrokan terbuka antar-kelompok warga yang dipicu sengketa tanah adat di lokasi Lengkong Warang, Desa Tanjung Boleng, pada Rabu (29/7/2026) lalu.

Bentrokan tersebut melahirkan dua laporan polisi dari pihak masyarakat adat Mbehal, sementara pihak kepolisian juga melayangkan undangan klarifikasi kepada kelompok masyarakat adat Rareng guna menjaga keberimbangan konstruksi hukum.

Polres Manggarai Barat telah menempatkan personel gabungan Sat Intelkam dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan pengamanan melekat di titik sengketa.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang mengimbau seluruh pihak dan tokoh adat agar menahan diri serta tidak terprovokasi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Jadi Kehormatan Jalani Misi Kemanusiaan di Flores, Tim Slog Polri Bahagia Layani Warga Korban Gempa

Jadi Kehormatan Jalani Misi Kemanusiaan di Flores, Tim Slog Polri Bahagia Layani Warga Korban Gempa

25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah

25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah

Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online

Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online

Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian

Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian

Remaja Pria di Manggarai Barat Curi Bobol Rumah Warga Korban Gempa Flores

Remaja Pria di Manggarai Barat Curi Bobol Rumah Warga Korban Gempa Flores

6.399 Unit Fasilitas dan Rumah Warga di Manggarai Barat Rusak Pasca Gempa, Korban Jiwa dan Pengungsi Mencapai 1.580 Orang

6.399 Unit Fasilitas dan Rumah Warga di Manggarai Barat Rusak Pasca Gempa, Korban Jiwa dan Pengungsi Mencapai 1.580 Orang

Komentar
Berita Terbaru