Pulang Acara Pesta Nikah, Fotografer di Kota Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kost
digtara.com -Afrit Ariyanto Helly (21), pria yang sehari-hari berprofesi sebagai fotografer ditemukan meninggal dalam kamar kost milik Adrianus Roga di Jalan Gang Giri, RT 024/RW 006, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Baca Juga:
Padahal sebelumnya, pada Jumat (4/9/2026) malam, korban dan rekannya masih mengikuti acara pesta nikah di Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang dan sempat mengkonsumsi minuman keras.
Pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 Wita, dua rekan korban Andika Haninuna (20) dan Razalson Sidin Siki (27) mendatangi korban di kamar kost korban.
Korban mengajak kedua rekannya untuk bersama - sama menghadiri acara pesta nikah di Kelurahan Kayu Putih.
Namun saat itu Andika menolak ajakan tersebut, sehingga korban mengajak Razalson Sidin Siki Saksi ke tempat pesta.
Baca Juga:Keduanya ke tempat pesta sekitar pukul 23.15 Wita menggunakan sepeda motor Honda Revo nomor polisi DH 4655 CN. Sementara Andika memilih tidur.
Korban baru pulang pada Sabtu subuh sekitar pukul 04.00 Wita tanpa ditemani Razalson.
Saat masuk ke kamar kostnya, korban sempat berbicara dengan Andika yang sementara tidur di kamar korban, dan kemudian korban langsung tidur.
Sekitar pukul 10.00 Wita, Andika bangun tidur dan langsung keluar dari kamar korban tanpa membangunkan korban yang sementara tidur.
Pada Sabtu siang sekitar pukul 12.00 Wita, Rasalzon datang ke kamar kost korban untuk membangunkan korban yang sedang tidur.
Karena tidak ada respon dari korban setelah dibangunkan, Rasalzon berinisiatif memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar tempat kost korban.
Tubuh korban kaku dan korban sudah meninggal dunia.
Piket Polsek Kota Lama langsung mendatangi lokasi kejadian dipimpin Panit I Samapta Polsek Kota Lama, Aiptu Bili Josten didampingi Panit Reskrim Polsek Kota Lama Aipda Rian Heke Medo untuk memastikan Informasi tersebut.
Polisi langsung melakukan pemasangan police Line dan olah TKP serta meminta keterangan para saksi.
Baca Juga:Tim Inavis Polresta Kupang Kota melakukan Identifikasi terhadap korban.
Tim medis dari RS Bhayangkara Titus Uly Kupang tiba di TKP dan mengevakuasi korban ke RSB Titus Uly Kupang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Korban pertama kali ditemukan dalam posisi tidur miring ke kanan, tidak mengenakan baju, memakai celana jeans panjang warna biru, serta tertutup selimut.
Di sekitar tubuh korban terdapat barang-barang berupa magic com, kipas angin, alas kaki (sandal dan sepatu), serta pakaian.
Setelah itu, korban pulang sendirian menuju kos tanpa berpamitan kepada rekan-rekannya.
Dari hasil pemeriksaan oleh dr. Erwin Tambunan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh korban.
Namun penyebab kematian korban akibat kehabisan oksigen. Namun untuk memastikan penyebab kematian korbam maka perlu dilakukan otopsi.
Keluarga korban diwakili ayah kandung korban menolak dilakukan otopsi dan ikhlas menerima kematian korban.
Baca Juga:"Untuk memastikan kematian korban maka harus otopsi, tapi keluarga menolak dan jenazah sudah diambil kemudian dibawa ke Kabupaten TTS," ujar Kapolsek Kota Lama, AKP Zainal Arifin Abdurahman pada Minggu (6/9/2026).
Kapolsek membenarkan kalau korban sempat ke tempat pesta dan mengkonsumsi minuman keras di lokasi acara pesta.
10 Penerbangan di Bandara El Tari Kupang Batal Dampak Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Oknum Guru di Sumba Barat Cabuli Sejumlah Pelajar Sekolah Dasar, Polisi Tahan Pelaku dan Buka Posko Pengaduan
Polairud Polda NTT Kerahkan Kapal Antar Bantuan Korban Gempa Ke Wilayah Pulau di Flores
Warga Sabu Raijua Ditemukan Meninggal di Atas Perahu Motor
Tiga Perwira Polres Kupang Dimutasi, Kapolres Minta Pejabat Bangun Kerjasama Dengan Semua Unsur