Polri Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Pulau Sukun-Sikka
digtara.com -Senin (31/8/2026), jajaran Direktorat Polairud Polda NTT menggunakan KP. Pulau Sukur 3007 mengantarkan bantuan kemanusiaan kepada warga Pulau Sukun, Kabupaten Sikka.
Baca Juga:
Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra mengatakan penyaluran bantuan ke wilayah kepulauan merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tidak luput dari perhatian.
"Polri terus berupaya memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan akses tersendiri. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat," ujar Kombes Pol. Henry.
Perjalanan KP. Pulau Sukur 3007 menuju Pulau Sukun ditempuh selama sekitar tiga setengah jam. Kapal tiba di perairan Pulau Sukun sekitar pukul 08.30 WITA dalam kondisi aman.
Namun, tantangan belum berakhir. Jarak dermaga dari kawasan permukiman membuat paket bantuan tidak dapat langsung diturunkan dan diangkut melalui jalur darat.
Baca Juga:Personel kemudian berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk menggunakan perahu motor milik nelayan sebagai sarana estafet mengangkut bantuan menuju daratan.

Sekitar pukul 09.00 WITA, personel Ditpolairud Polda NTT bersama personel Polres Sikka dan masyarakat Pulau Sukun bergotong royong memindahkan paket sembako dari kapal ke perahu nelayan.
KP. Pulau Sukur 3007 selanjutnya bergeser mendekati dermaga Pulau Sukun agar proses distribusi dapat dilakukan lebih mudah. Dua kendaraan roda tiga turut digunakan untuk membawa bantuan menuju lokasi yang telah ditentukan oleh pemerintah desa.
Sekitar pukul 10.30 WITA, bantuan secara simbolis diserahkan kepada Kepala Desa Sukun, Ismail Irianto.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra menegaskan bahwa distribusi bantuan bukan sekadar memindahkan paket logistik dari satu tempat ke tempat lain.
"Yang terpenting adalah memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam situasi bencana, setiap paket bantuan memiliki arti bagi warga yang sedang berusaha bangkit," jelasnya.
Menurutnya, kondisi geografis wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan bencana. Karena itu, diperlukan kerja sama antara personel Polri dan masyarakat agar setiap bantuan dapat menjangkau sasaran secara efektif.
Baca Juga:
Pelajar di Kota Kupang Diajak Jadi Generasi Cerdas dan Jauh Dari Tindak Pidana
Karo Ops Polda NTT Dan Dua Kapolres di NTT Dimutasi
Dua Pekan Bantu Masyarakat Terdampak Gempa Flores, Personil BKO Mabes Polri Kembali Ke Kesatuannya
Pakai Mobil Polisi, Polres Sikka Fasilitasi Antar Pengungsi Pulang Kembali ke Rumah
Ribuan Warga Sikka Masih Tempati Lokasi Pengungsian