Rabu, 26 Agustus 2026

Terungkap Lansia Perempuan Yang Ditemukan Meninggal di Rote Ndao Ternyata Ditanduk Rusa

Imanuel Lodja - Rabu, 26 Agustus 2026 14:45 WIB
Terungkap Lansia Perempuan Yang Ditemukan Meninggal di Rote Ndao Ternyata Ditanduk Rusa
ist
Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, AKP Rifai

digtara.com -Polres Rote Ndao menyelidiki kematian Tamar Pingak Hailitik, seorang perempuan Lanjut Usia (Lansia).

Baca Juga:

Tamar Pingak Hailitik (69) ditemukan meninggal dalam sebuah selokan/saluran air kering di dalam sebuah hutan Niluana di desa persiapan Daefadin, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, NTT pada Senin, 24 Agustus 2026.

Dari hasil identifikasi dan pemeriksaan pihak kepolisian, korban ternyata meninggal karena ditanduk rusa.

"(Meninggal) karena ditanduk rusa yang birahi. Rusa ini sempat dipelihara warga dan sudah beberapa bulan dilepas liar karena lari dari kandang," ujar Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, AKP Rifai pada Rabu (26/8/2026).

Saat ditanduk rusa, suami korban, Markus Pingak sempat melihat peristiwa tersebut. "Suaminya sempat lihat rusa itu," tambah Kasat.

Polisi juga sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. "Hasil identifikasi, olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi termasuk suami korban bahwa korban memang ditanduk oleh rusa sehingga terluka dan meninggal dunia," ujar Kasat.

Baca Juga:
Saat itu, korban ke hutan sekitar lokasi kejadian mencari biji pohon gewang untuk dijual. Tanpa diduga rusa datang dan menanduk korban hingga terluka dan meninggal dunia.

Pasca kejadian ini, warga mencari rusa tersebut dan sudah menembaknya. "Rusa ditangkap dan dipotong. Daging nya juga diserahkan ke keluarga korban," tandas Kasat.

Keluarga korban juga ikhlas menerima kematian korban. "Rusa nya terlepas sudah lima atau enam bulan. Memang sempat dipelihara warga," jelas Kasat.

Pemilik rusa dan keluarga korban pun sudah membuat kesepakatan untuk menyelesaikan peristiwa ini secara kekeluargaan karena korban murni meninggal akibat ditanduk/diserang rusa.

Saat ditemukan, tubuh korban yang juga warga RT 10/RW 07, Kelurahan Onatali, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao ini penuh luka.

Pada tubuh korban terdapat luka di bagian kepala, bawah telinga/rahang kanan luka robek, bagian dada luka robek, lengan kanan dan kiri luka, pada bagian kaki kanan dan kiri juga terdapat luka.

Di sekitar lokasi penemuan jenazah korban, ditemukan satu buah topi biru tua, satu buah tas kain motif Rote Ndao warna merah hitam putih, dua karung plastik putih, satu keranjang anyaman daun kelapa dan satu batang kayu yang digunakan untuk memikul karung.

Kapolsek Rote Tengah dan anggota Unit identifikasi dipimpin langsung KBO Sat Reskrim Polres Rote Ndao melakukan olah TKP pada Senin petang di dalam sebuah hutan Niluana di desa persiapan Daefadin, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao.

Korban meninggal di sebuah saluran air kali mati/kering mengenakan baju batik lengan pendek warna merah coklat motif bunga, celana pendek kain warna hitam yang dibalut sebuah kain sarung hitam coklat.

Saat ditemukan, korban pada posisi tengkurap dan tangan kiri maupun kanan korban berada dibawah tubuh korban.

Polisi memeriksa sejumlah saksi seperti suami korban, Markus Pingak, Wati Ndun, Yan Radiman dan Matias Ndaumanu.

Polisi mengamankan barang bukti seperti pakaian korban, tas kain motif Rote warna merah putih hitam, topi warna biru tua, karung warna putih dan keranjang anyaman daun kelapa.

Jenazah korban juga dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ba'a, Kabupaten Rote Ndao untuk identifikasi dan visum.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kabasarnas dan Gubernur NTT Cek Kesiapan Posko Pengungsian Korban Gempa di Nagekeo

Kabasarnas dan Gubernur NTT Cek Kesiapan Posko Pengungsian Korban Gempa di Nagekeo

Tiba di Labuan Bajo, Presiden Prabowo Subianto Langsung Terbang ke Nagekeo

Tiba di Labuan Bajo, Presiden Prabowo Subianto Langsung Terbang ke Nagekeo

Ada Layanan Internet Gratis Bantuan Polri, Anak-Anak Pengungsi Bisa Nonton Bersama

Ada Layanan Internet Gratis Bantuan Polri, Anak-Anak Pengungsi Bisa Nonton Bersama

Hamili Anak Dibawah Umur, Pemuda di Kupang Jalani Proses Hukum

Hamili Anak Dibawah Umur, Pemuda di Kupang Jalani Proses Hukum

Remaja Pria di Manggarai Barat Curi Bobol Rumah Warga Korban Gempa Flores

Remaja Pria di Manggarai Barat Curi Bobol Rumah Warga Korban Gempa Flores

Jelang Kunjungan Presiden Prabowo Temui Korban Gempa, Kapolri ke Flores

Jelang Kunjungan Presiden Prabowo Temui Korban Gempa, Kapolri ke Flores

Komentar
Berita Terbaru