Senin, 17 Agustus 2026

Update Gempa Flores: 55 Warga Meninggal, Ribuan Pengungsi Tersebar di 38 Titik

Imanuel Lodja - Senin, 17 Agustus 2026 07:35 WIB
Update Gempa Flores: 55 Warga Meninggal, Ribuan Pengungsi Tersebar di 38 Titik
ist
Kapolda NTT didampingi Wakapolda, Karo Ops dan Plh Kabid Humas Polda NTT saat memberikan keterangan kepqda wartawan, Minggu (16/8/1026) malam
Usai rakor, rombongan dibagi ke sejumlah wilayah terdampak. Kapolda NTT bersama Forkopimda NTT, Menteri PUPR dan Dirjen PUPR bergerak ke Kabupaten Ende untuk melihat langsung kondisi korban bencana, tempat ibadah yang rusak serta lokasi pengungsian.

Baca Juga:

"Tujuan saya turun langsung ke lokasi adalah untuk memastikan bagaimana pelaksanaan tugas Polri di lapangan, apa saja kendala anggota dalam penanganan bencana, dan saya juga ingin melihat langsung bagaimana kondisi masyarakat yang menjadi korban bencana untuk segera memberikan pertolongan," ujar Kapolda.

Wilayah Terisolir Ditembus

Kapolda mengungkapkan, jajaran Polri berhasil membuka akses ke tiga wilayah yang sebelumnya terisolir akibat dampak gempa dan longsor.

Pertama, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.

Baca Juga:
Sekitar pukul 05.00 WITA, Kapolres Manggarai Timur, AKBP Hariyanto bersama personelnya berhasil menembus lokasi yang sebelumnya terisolasi akibat longsor.

Di lokasi tersebut, personel menemukan kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan segera.

Selain menyalurkan makanan, minuman dan obat-obatan, personel juga melakukan evakuasi terhadap seorang ibu hamil yang mengalami pendarahan akibat persalinan prematur.

"Alhamdulillah bisa dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit. Alhamdulillah bisa diselamatkan," kata Kapolda.

Kedua, wilayah Reo, Kabupaten Manggarai, yang sebelumnya juga mengalami keterisolasian.

Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah bersama personel berhasil membuka akses menuju lokasi, menyalurkan bantuan dan mendirikan posko serta tenda tanggap darurat bagi masyarakat terdampak.

Ketiga, Desa Dimpong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai.

Informasi mengenai kondisi warga yang terisolir diterima melalui media sosial. Polda NTT kemudian merespons cepat dengan mengirimkan personel Brimob ke lokasi.

"Alhamdulillah bisa mengevakuasi masyarakat yang terisolir di sana dan belum mendapat bantuan. Alhamdulillah sudah bisa dievakuasi oleh Brimob," jelas Kapolda.

Keberhasilan menembus tiga wilayah tersebut menunjukkan pentingnya kecepatan personel dalam merespons laporan masyarakat.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sebarkan Foto Guru Agama di Media Sosial, Pria di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi

Sebarkan Foto Guru Agama di Media Sosial, Pria di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi

Polairud Polda NTT Bantu Evakuasi Warga Korban Runtuhan Gempa dari Pulau Palue dan Distribusikan Bantuan

Polairud Polda NTT Bantu Evakuasi Warga Korban Runtuhan Gempa dari Pulau Palue dan Distribusikan Bantuan

Polres Nagekeo Gandeng PT Indofood Siapkan Makanan Bagi Warga Terdampak Gempa

Polres Nagekeo Gandeng PT Indofood Siapkan Makanan Bagi Warga Terdampak Gempa

Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Naik Jadi 51 Orang, Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan dan Siagakan Helikopter

Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Naik Jadi 51 Orang, Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan dan Siagakan Helikopter

101 Personil BKO Brimob Polri Diterjunkan ke Manggarai dan Manggarai Timur

101 Personil BKO Brimob Polri Diterjunkan ke Manggarai dan Manggarai Timur

Polda NTT Kirim Tim Trauma Healing Dampingi Warga Berdampak Gempa Flores

Polda NTT Kirim Tim Trauma Healing Dampingi Warga Berdampak Gempa Flores

Komentar
Berita Terbaru