Update Gempa Flores: 55 Warga Meninggal, Ribuan Pengungsi Tersebar di 38 Titik
Baca Juga:
Wilayah Terisolir Ditembus
Kapolda mengungkapkan, jajaran Polri berhasil membuka akses ke tiga wilayah yang sebelumnya terisolir akibat dampak gempa dan longsor.
Pertama, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.
Baca Juga:Sekitar pukul 05.00 WITA, Kapolres Manggarai Timur, AKBP Hariyanto bersama personelnya berhasil menembus lokasi yang sebelumnya terisolasi akibat longsor.
Di lokasi tersebut, personel menemukan kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan segera.
Selain menyalurkan makanan, minuman dan obat-obatan, personel juga melakukan evakuasi terhadap seorang ibu hamil yang mengalami pendarahan akibat persalinan prematur.
"Alhamdulillah bisa dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit. Alhamdulillah bisa diselamatkan," kata Kapolda.
Kedua, wilayah Reo, Kabupaten Manggarai, yang sebelumnya juga mengalami keterisolasian.
Ketiga, Desa Dimpong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai.
Informasi mengenai kondisi warga yang terisolir diterima melalui media sosial. Polda NTT kemudian merespons cepat dengan mengirimkan personel Brimob ke lokasi.
"Alhamdulillah bisa mengevakuasi masyarakat yang terisolir di sana dan belum mendapat bantuan. Alhamdulillah sudah bisa dievakuasi oleh Brimob," jelas Kapolda.
Keberhasilan menembus tiga wilayah tersebut menunjukkan pentingnya kecepatan personel dalam merespons laporan masyarakat.
Baca Juga:
Sebarkan Foto Guru Agama di Media Sosial, Pria di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi
Polairud Polda NTT Bantu Evakuasi Warga Korban Runtuhan Gempa dari Pulau Palue dan Distribusikan Bantuan
Polres Nagekeo Gandeng PT Indofood Siapkan Makanan Bagi Warga Terdampak Gempa
Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Naik Jadi 51 Orang, Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan dan Siagakan Helikopter
101 Personil BKO Brimob Polri Diterjunkan ke Manggarai dan Manggarai Timur