Senin, 17 Agustus 2026

19 Warga Manggarai Timur Meninggal Akibat Gempa, Posko Kemanusiaan Dibangun Depan Mapolres

Imanuel Lodja - Minggu, 16 Agustus 2026 12:15 WIB
19 Warga Manggarai Timur Meninggal Akibat Gempa, Posko Kemanusiaan Dibangun Depan Mapolres
ist
Ratusan pengungsi menempati Posko di depan Mako Polres Manggarai Timur

digtara.com -Gempa bumi di Mbay, Kabupaten Nagekeo yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 04.58 Wita dirasakan kuat di wilayah Kabupaten Manggarai Timur.

Baca Juga:

Data sementara hasil pemutakhiran hingga Sabtu (15/8/2026) malam pukul 22.26 Wita tercatat 19 warga meninggal dunia dan delapan orang mengalami luka-luka di wilayah Kabupaten Manggarai Timur.

Ke-19 korban meninggal dunia tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Kecamatan Kota Komba, Lamba Leda Utara, Lamba Leda, Lamba Leda Selatan, Sambi Rampas dan Elar.

Sementara delapan korban luka tercatat di wilayah Kecamatan Sambi Rampas dan saat ini menjadi bagian dari penanganan petugas bersama unsur terkait.

Selain menimbulkan korban jiwa, gempa juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga, tempat ibadah, fasilitas umum, bangunan pemerintahan serta infrastruktur di beberapa wilayah Kabupaten Manggarai Timur.

Pendataan dan verifikasi kerusakan masih terus dilakukan di lapangan.

Baca Juga:
Untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat penanganan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang berdampak di sejumlah wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Posko bencana alam Kabupaten Manggarai Timur dipusatkan di Mako Polres Manggarai Timur.

Penetapan Posko bencana alam Kabupaten Manggarai Timur di Mako Polres Manggarai Timur merupakan hasil kesepakatan dalam rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Manggarai Timur.

Posko tersebut menjadi pusat koordinasi dalam pemantauan situasi, penerimaan informasi, pendataan korban dan dampak bencana, serta pelaksanaan langkah-langkah penanganan di wilayah terdampak.

Selain posko utama di Mako Polres Manggarai Timur, Pemerintah Kecamatan Sambi Rampas bersama Forkopimcam juga telah membentuk posko bersama yang berlokasi di SMK Muhammadiyah Manggarai Timur.

Pembentukan posko tersebut diharapkan dapat mempercepat koordinasi antara kepolisian, pemerintah, TNI, BPBD, tenaga kesehatan serta unsur terkait lainnya dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses

Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses

Pemerintah dan Polri Percepat Penanganan Dampak Gempa Magnitudo 7,7 di Flores

Pemerintah dan Polri Percepat Penanganan Dampak Gempa Magnitudo 7,7 di Flores

Polda NTT Kembali Terjunkan 125 Personel ke Flores

Polda NTT Kembali Terjunkan 125 Personel ke Flores

Bantuan Sosial Kapolda NTT Disalurkan Bagi Warga Berdampak Gempa di Kabupaten Ngada

Bantuan Sosial Kapolda NTT Disalurkan Bagi Warga Berdampak Gempa di Kabupaten Ngada

Polri Kembali Kirim 3,4 Ton Bantuan Logistik dan Obat-obatan ke NTT

Polri Kembali Kirim 3,4 Ton Bantuan Logistik dan Obat-obatan ke NTT

Cerita Warga Sikka Terjatuh ke Laut Saat Gempa Flores dan Luput dari Pendataan Sebagai Korban

Cerita Warga Sikka Terjatuh ke Laut Saat Gempa Flores dan Luput dari Pendataan Sebagai Korban

Komentar
Berita Terbaru