Selasa, 13 Oktober 2026

Kapolsek Macang Pacar Intensifkan Kunjungi Rumah Warga dan Tenda Darurat Pasca Gempa

Imanuel Lodja - Senin, 17 Agustus 2026 11:15 WIB
Kapolsek Macang Pacar Intensifkan Kunjungi Rumah Warga dan Tenda Darurat Pasca Gempa
ist
Kapolsek Macang Pacar Intensifkan Kunjungi Rumah Warga dan Tenda Darurat Pasca Gempa

digtara.com -Warga di pesisir utara Kabupaten Manggarai Barat mengalami kecemasan dan trauma dengan kejadian gempa bumi akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Kecemasan ini wajar karena tempat tinggal mereka berada di zona terdekat dengan titik episentrum gempa tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026) pagi

Menjawab trauma psikologis warga serta mengantisipasi potensi kerawanan keamanan, Kepolisian Sektor (Polsek) Macang Pacar mengintensifkan patroli dialogis malam hari dan anjangsana door-to-door sejak Sabtu malam pukul 20.00 WITA hingga Minggu (16/8/2026) dini hari pukul 02.30 WITA.

Guncangan gempa utama berpusat di 30 kilometer Timur Laut Mbay, Nagekeo pada pukul 05.58 WITA sebelumnya telah memicu gelombang kepanikan dan rekayasa pengungsian mandiri.

Meskipun BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami, kekhawatiran akan gempa susulan (aftershocks) membuat mayoritas warga di wilayah hukum Polsek Macang Pacar memilih bertahan dan tidur di tempat terbuka, seperti halaman rumah maupun mengungsi sementara di tempat kerabat.

Kapolsek Macang Pacar, Ipda Petrus Belas Kasihan bersama tiga personel menyisir pemukiman padat di pesisir desa-desa terdampak, titik kumpul luar rumah, hingga pusat aktivitas masyarakat.

Baca Juga:
Dengan pendekatan humanis dan interpersonal, petugas mengetuk pintu serta mendatangi tenda-tenda darurat warga untuk memastikan kondisi fisik, kesehatan, serta kelayakan struktur bangunan pasca-gempa.

Posisi geografis wilayah Macang Pacar yang berada di sisi utara Manggarai Barat secara spasial berjarak sangat dekat dengan titik episentrum gempa Mbay.

Guncangan kuat yang dirasakan warga memicu trauma (earthquake panic).

"Kehadiran kami untuk memastikan bahwa kepolisian hadir mendampingi masyarakat di saat sulit ini," ujar Kapolsek Macang Pacar di sela-sela kegiatan patroli.

Fenomena warga yang memilih tidur di halaman atau mengungsi sementara menciptakan celah kerawanan baru berupa rumah-rumah kosong berpenghuni minim.

Kondisi ini rentan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, maupun pencurian kendaraan bermotor (3C).

Dengan berjalan kaki dan senter penerangan jarak jauh, tim patroli mengitari permukiman untuk memastikan akses masuk rumah warga dalam keadaan aman terkuci.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Tatawa Labuan Bajo, 29 Orang Selamat dan Satu Penumpang Dalam Pencarian

Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Tatawa Labuan Bajo, 29 Orang Selamat dan Satu Penumpang Dalam Pencarian

Tiga Pria Pencuri Kerbau Saat Gempa di Ngada Diserahkan ke Kejaksaan

Tiga Pria Pencuri Kerbau Saat Gempa di Ngada Diserahkan ke Kejaksaan

Kasus Pungli Kades di Manggarai Barat di SP3 Polisi Dan Dilimpahkan ke Inspektorat

Kasus Pungli Kades di Manggarai Barat di SP3 Polisi Dan Dilimpahkan ke Inspektorat

Sertijab Wakapolres Manggarai Barat, AKP Sandy Pratama Putra Gantikan Kompol Martinus Pake

Sertijab Wakapolres Manggarai Barat, AKP Sandy Pratama Putra Gantikan Kompol Martinus Pake

Kemnaker Salurkan 78 Paket Pelatihan Vokasi untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Kemnaker Salurkan 78 Paket Pelatihan Vokasi untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Kaget Ada Gempa, Lansia Perempuan di Sumba Barat Daya Meninggal Dunia

Kaget Ada Gempa, Lansia Perempuan di Sumba Barat Daya Meninggal Dunia

Komentar
Berita Terbaru